Suara.com - Seorang ibu di Aceh terus menerus menatap Pantai Ujong Batee Lhokseumawe yang luas. Ia mengawasi air pantai dengan seksama berharap sang buah hati yang tenggelam muncul dan kembali.
Kejadian ini dibagikan melalui akun Instagram @makassar_iinfo. Dalam video yang beredar seperti dilihat Suara.com, Senin (2/12/2019), tampak seorang wanita berdiri di bibir pantai memperhatikan air pantai seorang diri.
Setiap hari ibu itu selalu mendatangi Pantai Ujong Batee Lhokseumawe. Sang buah hati Sadikul Akbar (16) diketahui tenggelam di pantai sejak Selasa (26/11/2019) dan belum ditemukan hingga Sabtu (30/11/2019).
Sejak siang hari hingga malam, sang ibu terus berdiri di bibir pantai. Meski angin laut cukup kencang menerpa tubuhnya, ibu itu tetap setia menunggu di bibir pantai.
Ia masih berharap anaknya yang masih duduk di bangku kelas 2 SMA Negeri 5 Lhokseumawe bisa ditemukan dalam keadaan selamat dan sehat.
Potret penantian ibu ini menggugah hati banyak warganet. Banyak warganet yang turut bersedih dan mendoakan agar Sadikul bisa ditemukan.
Belakangan diketahui, Sadikul Akbar akhirnya ditemukan oleh nelayan namun dalam keadaan sudah tak bernyawa pada Minggu (1/12/2019).
Jasad remaja yang terseret ombak hingga tenggelam itu ditemukan satu mil dari bibir pantai. Jasad Sadikul ditemukan dalam kondisi mengapung di atas permukaan air oleh nelayan sekitar yang sedang mencari ikan.
Baca Juga: Tukang Becak di Toraja Sulsel Ngaku sebagai Nabi Terakhir di Dunia
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta
-
Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD
-
Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan
-
Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama
-
28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu
-
Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung