Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berharap pembangunan hunian DP Nol Rupiah di Cilangkap, Jakarta Timur, bisa dirampungkan lebih cepat. Meski begitu, dia tak ingin hal itu membuat kebutuhan pembiayaan jadi lebih mahal.
Soal proses pembangunan, Anies Baswedan punya pesan khusus untuk PD. Sarana Jaya dan PT Totalindo Eka Persada Tbk selaku kontraktor hunian DP Nol Rupiah.
"Pesan saya kepada Sarana Jaya dan Totalindo sama seperti juga kalau ground breaking - ground breaking lainnya. Nomor satu adalah soal jadwal. Pastikan bahwa jadwal dirancang dengan baik dan lebih cepat lebih baik,” kata Anies Baswedan dalam sambutannya saat peletakan batu pertama hunian DP Nol Rupiah di Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (12/12/2019).
"Meskipun sudah ditargetkan tadi 18 bulan, direview lagi, dicek lagi, bila dikerjakan lebih awal, maka lebih baik. Disebut sukses, bila bisa dikerjakan lebih cepat sampai tuntas," ujarnya lagi.
Anies Baswedan juga berharap jadwal dibuat terbuka untuk publik sehingga bisa dipantau oleh semua pihak. Di sisi lain, meskipun berharap pembangunan dapat selesai lebih cepat, Anies tak ingin ada pembengkakan anggaran.
"Jangan lebih cepat, tapi lebih mahal. Lebih cepat dan lebih efisien, lebih murah. Kalau itu kita bisa lakukan, lebih baik," tegasnya.
Biarpun berharap pembangunan berjalan lebih cepat dan efisien, Anies Baswedan tetap tak lupa menekankan jangan sampai muncul kompromi dalam hal kualitas. Menurutnya, kualitas tetap harus diutamakan.
"Kualitas juga harus dijaga. Jadi kita ingin agar rumah-rumah atau hunian yang nanti dimiliki oleh warga adalah hunian yang memang aman, yang memang berkualitas untuk bertahun-tahun ke depan," kata Anies Baswedan.
Baca Juga: BBNKB di DKI Naik, PKS Ingin Kendaraan untuk Usaha Diringankan
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit
-
Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan
-
Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret
-
Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah
-
Jadi Tersangka, Pengemudi Pajero Sport Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Tak Ditahan
-
Donald Trump akan Bahas Taiwan dengan Xi Jinping di Beijing
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
UU Guru dan Dosen Digugat ke MK, 'Pahlawan Tanpa Tanda Jasa' Digaji di Bawah UMR
-
DPR Sebut Aspirasi Publik soal Reformasi Polri Sudah Terangkum di KUHAP Baru
-
Viral Wisatawan Jatuh dari Ayunan Tebing, Korban Sempat Teriak: Tali Tidak Kencang!