Suara.com - Kebakaran rumah warga yang juga sebuah lapak barang bekas di Jalan Mangga Ubi, Kebon Sayur RT 006/07 Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat diduga berasal dari pembakaran sampah warga sekitar.
Kepala Seksi Operasi Pemadam Kebakaran (Damkar) Jakarta Barat Eko Sumarno menyebut api pembakaran sampah diduga merambat hingga ke lapak barang bekas sehingga menimbulkan kebakaran.
"Diduga ada warga yang membakar sampah, tapi untuk penyebab pastinya masih diselidiki pihak berwenang," ujar Eko di Jakarta, Minggu(15/12/2019).
Eko mengatakan, api baru bisa dipadamkan sekitar 1,5 jam kemudian setelah 18 unit mobil pemadam dikerahkan ke lokasi.
Banyaknya benda mudah terbakar di lapak tersebut membuat petugas pemadam kebakaran kesulitan memadamkan api.
"Kebakarannya sekitar pukul 05.00 WIB, 18 unit dikerahkan ke lokasi, 16 dari Damkar Barat dan bantuan dua unit dari Damkar Utara (Jakarta Utara). Api padam pukul 06.30 WIB," kata dia.
Tak ada korban jiwa dalam musibah ini, namun total kerugian diprediksi mencapai ratusan juta rupiah.
"Untuk luas area yang terbakar itu sekitar 500 meter persegi atau sekitar 50 meter x 100 meter dari satu pemilik," kata Eko. (Antara)
Baca Juga: Minggu Pagi, Sejumlah Rumah dan Lapak di Cengkareng Terbakar
Berita Terkait
-
Minggu Pagi, Sejumlah Rumah dan Lapak di Cengkareng Terbakar
-
Ini Dugaan Warung Sate di Dusun Watuadeg Bisa Terbakar
-
Terobos Kobaran Api Demi Nyawa Bayinya, Rina Tewas Terpanggang
-
Geger Ular Kobra Berkeliaran, Warga Jadikan Galon Kosong Kandang Dadakan
-
Ular King Kobra Ditangkap di Bekasi, Begini Penampakanya
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan