- Wakil Ketua Dewan Pembina PSI Grace Natalie menyatakan Joko Widodo menunjukkan Kartu Tanda Anggota PSI di Bandung pada Sabtu, 26 September 2026.
- Joko Widodo mengaku telah menjadi anggota resmi PSI sejak 14 Oktober 2025 guna menjawab berbagai pertanyaan publik terkait status politiknya.
- Joko Widodo berpesan kepada seluruh kader agar merapikan struktur kepengurusan hingga tingkat desa serta aktif melayani masyarakat.
Suara.com - Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie mengungkap pesan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) sebelum ia secara terbuka menunjukkan Kartu Tanda Anggota (KTA) PSI.
Grace mengungkapkan kalau Jokowi tidak hanya ingin menjawab pertanyaan publik mengenai status politiknya saat ini. Ada pesan yang disampaikan Jokowi kepada internal PSI agar pengurus dan kader terus merapikan struktur partai hingga tingkat desa.
"Kalau saya melihatnya, Pak Jokowi itu kemarin memperlihatkan KTA-nya karena kan selama ini banyak yang bertanya, Pak Jokowi itu ada di partai mana sih sekarang? Jadi sekarang sudah terjawab, Pak Jokowi resmi ada di Partai Solidaritas Indonesia dan ternyata sudah memegang KTA selama hampir 1 tahun dan Pak Jokowi kalau disimak berkali-kali beliau itu mengingatkan pengurus dan kader untuk semakin merapikan kepengurusan," kata Grace kepada wartawan ditemui di Jakarta, Minggu (27/9/2026).
Grace mengklaim kalau saat ini kepengurusan PSI sudah lengkap hingga seluruh provinsi, sebagaimana pesan Jokowi. Kelengkapan pengurus itu sejalan dengan pesan Jokowi berikutnya.
"Pak Jokowi juga bilang agar semuanya rajin turun ke bawah melayani masyarakat," imbuh Grace.
Selain pesan kepada internal partai, Grace melihat ada pesan lain yang ditujukan kepada publik melalui penegasan Jokowi sebagai kader PSI.
"Pesan keluar, saya pikir bahwa beliau ini siap untuk berjuang sama-sama PSI dan di tengah diskusi dinamika apakah PT (presidential threshoal)-nya akan K5 atau 6 atau 7, PSI siap berjuang. Jadi teman-teman artikan sendiri kira-kira beliau itu komitmennya sebesar apa," kata Grace.
Grace mengatakan kehadiran Jokowi dinilai memiliki arti bagi PSI, terutama dalam proses melengkapi struktur organisasi hingga tingkat desa.
Sebelumnya, Jokowi menjelaskan bahwa dirinya membuka KTA PSI untuk menjawab keraguan mengenai statusnya di partai tersebut. Aksi itu ia lakukan saat menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) PSI Kota Bandung pada Sabtu (26/9) lalu.
Dalam kesempatan itu, Jokowi menyatakan dirinya telah menjadi bagian dari PSI sejak 14 Oktober 2025. Ia bahkan membacakan identitas dan nomor keanggotaan yang tertera pada KTA miliknya di hadapan kader PSI.