Suara.com - Baru-baru ini, di media sosial beredar postingan yang menyebut mantan Direktur Utama PT Garuda (Persero) Tbk, I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra alias Ari Askhara merupakan anggota Badan Intelijen Negara (BIN).
Postingan ini dibagikan oleh jejaring Twitter @do_ra_dong, Sabtu (7/12/2019) dengan narasi sebagai berikut.
Sebagai informasi. Eks Direktur Utama Garuda I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra (Ari Askhara) adalah anggota BIN (Badan Intelijen Negara).
Sejak diunggah, postingan itu telah mendapat 1.300 retweets dan 3.400 likes.
Lantas benarkah, Eks Dirut Garuda Ari Askhara anggota BIN?
Penjelasan
Dari hasil penelusuran turbackhoax.id --jaringan Suara.com ---, postingan yang menyebutkan Eks Dirut Garuda Ari Askhara anggota BIN adalah palsu alias hoaks.
Juru Bicara Kepala BIN, Wawan Hari Purwanto memberikan klarifikasi mengenai postingan tersebut. Dalam pemberitaan seperti yang dikutip dari situs Detik.com pada Senin (16/12) lalu, Wawan menegaskan Ari Askhara bukan anggota BIN.
Wawan mengklaim, BIN merasa berkepentingan melakukan klarifikasi setelah isu tersebut beredar, menggundang tanya, dan terlanjur mendapat tanggapan luas dari berbagai pihak. Dengan klarifikasi yang disampaikan, Wawan berharap masyarakat memperoleh kejelasan.
Baca Juga: Libur Natal dan Tahun Baru, Kemenhub : Teliti Saat Beli Tiket Pesawat
Lebih lanjut, Wawan menambahkan, klarifikasi yang disampaikan diharapkan mampu meluruskan isu yang beredar di masyarakat.
Kesimpulan
Postingan yang dibagikan akun Twitter @do_ra_dong adalah hoaks. Postingan tersebut sengaja dibuat untuk menipu. Dengan demikian, postingan sumber masuk ke dalam kategori False Connection atau Koneksi yang Salah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya
-
Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama
-
Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional
-
Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan
-
Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah
-
Dasco Hubungi Kepala BGN, DPR Sebut Ada Efisiensi Anggaran MBG Rp70 Triliun
-
Respons Tuntutan Mahasiswa, Sufmi Dasco Telepon Kepala BGN dan Menteri ESDM