Suara.com - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon mengundang perhatian khalayak lewat unggahannya di media sosial. Fadli membagikan foto dirinya ketika masih SD.
Foto lawas tersebut dibagikan Fadli Zon melalui jejaring Twitter pribadinya @fadlizon, Selasa (17/12/2019).
Dalam keterangan yang dituliskan, Fadli mengatakan foto tersebut telah diedit oleh seseorang.
Ia juga menyebutkan, foto itu diabadikan ketika dirinya masih bersekolah di SD Negeri Cibeureum 3, Cisarua, Bogor.
Fadli menyampaikan terima kasih kepada pengedit, karena telah menjadikan fotonya menjadi lebih berwarna.
"Terima kasih @barp1 atas sumbangan warnanya pada foto saya ketika jadi murid SD Negeri Cibeureum 3, Cisarua, Bogor," tulis @fadlizon.
Sementara dalam foto yang dibagikan, Fadli Zon kecil memakai baju warna putih, rambutnya berponi dan telah memakai kacamata. Ketika difoto, Fadli menunjukkan wajah polos.
Unggahan Fadli Zon menuai atensi warganet. Tak sedikit dari mereka yang justru memberikan komentar bernada sindiran.
"Dari kecil dah ngeselin ya mukanya," tulis @ded012.
Baca Juga: Ngeri, Teror Kemunculan Ular Juga Terjadi di Cimahi
"Dari kecil memang tampak corak wajah bermental tidak mau kalah dan narsism lawan dari anarcsym ya ga @Uki23? hahaha," kata @ajibata_
Sementara, warganet lainnya memberikan pujian untuk foto lawas Fadli Zon.
"Cakepnya bang Fadli," kata @arissupriyadi63.
"Lucu, dulu mah boleh anak SD rambut gondrong," cuit @Kangozibdg.
Sebelumnya, Fadli Zon juga menuai sorotan setelah memamerkan penghargaan yang diterimanya.
Dalam cuitannya, Fadli Zon menyampaikan syukur karena telah menerima penghargaan Champion of Corruption Awards dari The African Parliamentarians Network Against Corruption (APNAC) di Doha, Qatar.
Bukannya banjir pujian karena penghargaan yang telah ia raih, warganet justru salah fokus dan mengkritik tulisan bahasa Inggris Fadli Zon dalam cuitannya.
Mereka menyoroti makna Champion dan Awards yang dinilai sama. Namun, Fadli Zon tidak membuat kesalahan dengan cuitannya tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan