Suara.com - Belakangan publik dibuat geleng-geleng kepala ketika mendengar berita tertukarnya seluruh bawaan penumpang di dalam pesawat dengan pesawat lain.
Ya, dilansir dari laman Independent, Jumat (20/12/19), peristiwa tersebut terjadi pada penumpang EasyJet dengan rute penerbangan tujuan Manchester dari Gibraltar.
Betapa kagetnya mereka ketika mengetahui bahwa koper-koper tersebut bukan milik para penumpang pesawat tersebut. Ternyata, bagasi mereka tertukar di Bandara Internasional Gibraltar.
GBC News juga menyebutkan, bahwa sebanyak 150 koper milik penumpang pesawat salah diterbangkan menuju bandara berbeda.
Fabian Picardo selaku Perdana Menteri Gibraltar juga telah memberikan konfirmasi terkait kejadian salah kirim bagasi tersebut.
Bahkan, hingga kini pihak bandara terkait masih mencoba menyelidiki insiden salah memasukkan koper milik pesawat yang berbeda itu.
Tentu saja, para penumpang pesawat yang menjadi korban insiden tersebut marah dan mengungkapkan kekesalan mereka lewat sejumlah media sosial.
"Kami sadar bahwa ada kesalahan pengangkutan barang, tas harusnya diterbangkan menuju Manchester dan dimuat dalam penerbangan Gatwick, kemudian tas menuju Gatwick diangkut di penerbangan Mancehster," sebut juru bicara EasyJet.
"Kami tengah menyelidiki kesalahan penanganan bagasi, kami mohon maaf kepada penumpang atas kejadian tak mengenakan ini. Kami sudah melakukan tindakan demi mempertemukan tas mereka dengan para penumpang pada hari ini," tutupnya.
Baca Juga: Angela Lee Jadi Pilot Seksi, Warganet: Jadi Ingin Naik Pesawat
Sedihnya lagi, seorang penumpang yang menjadi korban insiden tersebut mengatakan bahwa dirinya membawa obat khusus untuk kondisi langka yang dialami putrinya.
Namun sayang obat-obatan tersebut berada di koper yang tertukar dengan pesawat lain.
Duh, semoga kejadian koper tertukar di pesawat lain ini tak terjadi lagi ya travelers.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
DPRD DKI: Raperda Sistem Pangan Solusi Food Waste Jakarta
-
Polda DIY Bantah Gunakan Gas Air Mata Saat Bubarkan Massa, Sebut Suara Ledakan dari...
-
Lalin Jakarta Pagi Ini: Senayan Lancar, Rindam Padat, Truk Tabrak Separator di Gatot Subroto
-
Massa Robohkan Gerbang Polda DIY! Tiga Mahasiswa Sempat Diamankan Saat Demo Ricuh
-
Perang Rusia-Ukraina Masuk Tahun Keempat, PBB Desak Gencatan Senjata Segera
-
Fakta Baru! Pegawai Rental yang Aniaya Petugas SPBU Ternyata Positif Sabu dan Ganja
-
Komisi III DPR RI Sayangkan Guru Honorer di Probolinggo Dipidanakan karena Rangkap Jabatan
-
Sebut Dakwaan Jaksa Tidak Terbukti, Kerry Riza Minta Pembebasan dan Pengembalian Aset
-
Tragedi NS dan Fenomena Filisida: Mengapa Rumah Jadi Ruang Berbahaya bagi Anak?
-
Kubu Kerry Riza Sebut Jaksa Paksakan Keputusan Bisnis Jadi Tindak Pidana Korupsi