Suara.com - Ahmad Dhani akhirnya menghirup udara bebas usai terseret kasus penistaan agama di media sosial Twitter. Hal itu pun memantik perhatian Juru bicara Partai Solidaritas Indonesia Dedek Prayudi.
Dedek menyoroti gestur Ahmad Dhani yang merayakan kebebasannya dengan menaiki mobil Unimog bersama dengan orang terdekat.
Menurutnya, pose tangan yang ditunjukkan Ahmad Dhani serupa dengan simbol pasangan nomor urut 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno saat Pilpres 2019. Diketahui, Dhani menjadi pendukung pasangan tersebut.
Pernyataan itu disampaikan Dedek melalui cuitan yang dibagikan di jejaring Twitter pribadinya @Uki23. Ia juga menyertakan foto Ahmad Dhani di atas mobil.
"Mas @AHMADDHANIPRAST pose tangannya mirip pose tangan simbol Pasangan nomor urut 02, Prabowo-Sandi, waktu Pilpres," cuit Dedek seperti dikutip Suara.com (31/12/2o19).
Dedek lantas mengingatkan Ahmad Dhani, jika Pipres sudah lewat dan calon pemimpin yang didukunya kini telah menjabat sebagai Menteri Pertahanan.
"Pemilu udah lewat, mas. Pak @prabowo nya udah jadi pembantu Presiden Jokowi," imbuhnya.
Cuitan Dedek tersebut memancing respons warganet. Tak sedikit dari mereka yang justru memberikan sindiran kepada Dedek karena dinilai mengungkit masa lalu.
"Yaudah sih Ki, pemilu udah lewat. Masih aja mancing-mancing soal pemilu," kata @hadifidel.
Baca Juga: Ini Daftar Pengalihan Rute Bus Transjakarta Saat Malam Tahun Baru
"Perasaan cuma dia nih yang ngomongin soal kode tangan itu... hahahhaaha. Baper mas, Dhani keluar? hahhaha," tulis @kicepkicep.
"Yaaah udah lewat masih aja di bahas, emang gak ada kerjaan kali yak?" celoteh @akubertitah.
Untuk diketahui, Ahmad Dhani divonis hukuman penjara selama satu tahun akibat kasus ujaran kebencian terhadap anggota Koalisi Elemen Bela NKRI pada tahun 2018.
Dia mengucapkan kata "idiot" di video blognya yang diunggah di laman Instagram, usai dihadang anggota Koalisi Elemen Bela NKRI. Saat itu Dhani hendak melakukan deklarasi #2019GantiPresiden di Hotel Majapahit, Surabaya.
Dhani menyatakan akan tetap berada di dunia politik dan mendukung Prabowo Subianto menjadi presiden usai bebas dari penjara.
"Langkah ke depan saya adalah saya tetap dalam dunia politik mendukung Bapak Prabowo menjadi presiden di masa depan," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
Terkini
-
Viral TNI Ikut Hadang Massa Mahasiswa saat Demo di Bundaran HI, Kapuspen: Atas Permintaan Polri
-
Bukan untuk Perang, Kenapa Komcad-TNI Dikerahkan Saat Demo Mahasiswa? Ini Kritik Tajam Koalisi Sipil
-
Hari Pertama BTN JAKIM 2026 Meriah, Ribuan Pelari Padati Kawasan GBK
-
Di Balik Narasi 'BBM Non-Subsidi': Mengapa Rakyat Kecil Tetap Tercekik Kenaikan Harga Pertamax?
-
Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama
-
Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian
-
'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran
-
Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI
-
Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'
-
Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?