Suara.com - Pantang Mundur, Ibu Ini Nekat Terobos Banjir di Kolong Tol JORR
Seorang ibu nekat menerobos jalan alternatif KH. Noer Ali yang menghubungkan antara Kota Bekasi dan DKI Jakarta di kolong Tol JORR, Rabu (1/1/2020) siang.
Ia adalah Heni (45), merupakan warga Jalan Malaka RT 1/2, Kelurahan Kranji, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi.
Heni mengaku lelah lantaran telah berjam-jam menunggu surutnya air di Kolong Tol JORR. Atas alasan itulah ia nekat menerobos banjir yang mencapai se dada orang dewasa.
“Saya capek, sudah macet dimana-mana dan banjir juga dimana-mana,” keluhnya kepada Suara.com.
Ia mengaku telah tiga kali menerobos banjir yang tingginya mencapai pinggang orang dewasa.
“Di Jakarta tadi juga banjir daya terobos, sampai saya dialihkan ke jalan cakung. Muter-muter saya capek mas, nah disini (Kolong Tol JORR) yang gak bisa di lalui dengan kondisi mesin menyala,” ujar di.
Heni mengatakan jika dirinya baru saja mengantar anaknya ke daerah Palmerah, Jakarta Pusat.
“Dari subuh saya keluar rumah sampai sekarang belum sampai rumah, sampai dua jam di jalan,” imbuh dia.
Baca Juga: Landasan Bandara Halim Terendam Banjir, Warganet Heran
Di sisi lain, Heni meminta kepada Pemerintah untuk menyiagakan petugas di wilayah rawan banjir. Apalagi, kata dia, di lokasi ini tampak terlihat banyak sampah sehingga menyumbat aliran air atau pompa.
“Ya meminta kepada pemerintah untuk bersihin sampah, ya diberesin biar enggak banjir,” harap dia.
Kontributor : Mochamad Yacub Ardiansyah
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan