Suara.com - Juru Bicara Partai Solidaritas (PSI) Dedek Prayudi mengkritik program naturalisasi sungai yang dikampanyekan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Kritik ini disampaikan saat banjir sedang melanda Jakarta pada Rabu (1/1/2020).
Dedek merasa program naturalisasi sungai yang disuarakan Anies Baswedan hanya berupa janji saja.
"Dilantik sejak Oktober 2017, hingga Januari 2020 program naturalisasi sungai (bukan normalisasi - Gub) masih berupa janji kampanye. Orang gak bisa kerja," tulis Dedek, seperti dikutip Suara.com dari akun Twitter @Uki23, Rabu (1/1).
Dalam cuitan selanjutnya, Dedek menyinggung politicall will (kehendak politik) terkait program naturalisasi sungai ini.
"Hulu dari arah pembangunan adalah political will. Political will kemudian dituang menjadi development planning, yang kemudian diturunkan menjadi anggaran," ujarnya.
Menurut Dedek, program naturalisasi sungai tidak dijalankan dengan serius.
"Kalau dalam proses penganggaran naturalisasi sungai seperti gak serius, wajib ditanyain political will nya," kata jubir PSI.
Sebelumnya, Dedek Prayudi juga pernah mempertanyakan kelanjutan beberapa program unggulan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Program naturalisasi sungai, Ok Oce hingga Rumah DP 0 Rupiah kekinian tak jelas kelanjutannya.
Baca Juga: Puluhan Taksi Bluebird Terendam Banjir
"Naturalisasi (bukan normalisasi kalau kata gubernur) sungai hingga memasuki tahun ke-3 mana?" cuit Dedek seperti dikutip Suara.com, Senin (30/12/2019).
Banjir yang terjadi di sejumlah wilayah di Jakarta, Rabu (1/1) terpantau cukup parah sebagaimana diinformasikan oleh TMC Polda Metro Jaya.
Banjir setinggi 20-40 sentimeter (cm) di depan Gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan dan banjir 40 cm di samping Pos Halim Baru dan Jalan DI Panjaitan, Jakarta Timur.
Ketinggian air banjir di kawasan Cipinang Melayu, Jakarta Timur bahkan mencapai leher orang dewasa. Alhasil, masyarakat terpaksa mengungsi lantaran banjir tak kunjung surut.
Berita Terkait
-
Hujan Deras, 33 Makam Warga Pasir Putih Depok Tertimbun Longsor
-
Puluhan Mobil dan Motor Terjebak Banjir di Basement Apartemen Sentra Timur
-
Banjir Mulai Surut, Stasiun Tanah Abang Kembali Layani Perjalanan KRL
-
Ratusan Rumah di Rawajati Terendam Banjir, Ada Warga yang Nekat Bertahan
-
Pulang Tahun Baruan, Ainun Kaget Rumahnya Terendam Banjir Setinggi 2 Meter
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana