Suara.com - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta membuka pelayanan publik pasca banjir. Disdukcapil bisa mengganti KTP, Kartu Keluarga dan Akta Kelahiran warga yang hilang karena banjir.
Sejak kemarin, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta membuka layanan penerbitan dokumen kependudukan dan pencatatan sipil warga yang rusak atau hilang akibat banjir.
Demikian dikatakan Kepala Dinas Dukcapil DKI Jakarta, Dhany Sukma. Ia katakan, warga yang dokumennya rusak dapat menghubungi petugas Dukcapil di tiap-tiap kelurahan atau dapat menginformasikan melalui pengurus RT/RW di lingkungan tinggalnya.
"Terpadu dengan posko kelurahan. Petugas kami juga berkoordinasi dengan RT/RW yang terdampak banjir untuk melakukan inventarisasi," ujarnya, Kamis (2/1/2020).
Dhany menjelaskan, biasanya pengurus RT/RW dan kelurahan melakukan rekapitulasi warga terdampak banjir yang dokumen kependudukannya rusak atau hilang akibat banjir. Setelah itu, Dinas Dukcapil akan mengecek ke dalam sistem dan segera menerbitkan dokumen kependudukannya.
Masyarakat yang dokumen kependudukannya hilang atau rusak juga bisa menghubungi nomor pengaduan Dinas Dukcapil melalui whatsapp di nomor 081318882047.
"Ini merupakan wujud kepedulian dan tugas dari Dinas Dukcapil DKI Jakarta kepada masyarakat Jakarta yang terkena musibah banjir," terangnya.
Berita Terkait
-
Ini Ruas Jalan di Jakarta yang Sudah Tak Banjir, Bisa Dilewati
-
Banjir Bekasi Surut, Pasokan Air Bersih Mulai Lancar
-
Banjir Jakarta, Warganet Serbu Akun Resmi Formula E Desak Acara Dibatalkan
-
Banjir Jakarta 2020 Mulai Surut, Sistem Ganjil Genap Berlaku
-
Cegah Banjir Terulang di Bandara Halim Perdanakusuma, Pakar Sarankan Ini
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Safari Politik DPR untuk Revisi UU Pemilu Bergulir, Putusan MK dan Ambang Batas Disorot
-
Siap-siap! KPK akan Lelang Barang Mewah Eks Wamenaker Noel, Ada Ducati Hingga Mobil BAIC
-
DPR Usul Motor Listrik Korupsi BGN Dihibahkan ke Guru Honorer: Biar Jadi Gesture Positif
-
Temuan SPPG Fiktif MBG di Hutan hingga Pemakaman, DPR Minta Usut Tuntas
-
Dosen UGM Soroti Ketua BEM UBK Kena Suap: Cara Busuk Pertahankan Kekuasaan
-
Perlu Diinvestigasi, Polri Didesak Ungkap Aktor Intelektual di Balik Suap BEM FH UBK
-
Guyon Prabowo Usai Bilang Endasmu di Depan Petani: Nanti Gue Dihajar Lagi, Emang Gue Pikirin!
-
Siasat Licik Taufik Hidayat: Klaim Yuvita Kecelakaan, Padahal Disiksa Sadis Bertahun-tahun!
-
Immanuel Ebenezer 'Noel' Resmi Dijebloskan ke Lapas Sukamiskin, Jalani Vonis 4,5 Tahun
-
Tegaskan Program Tetap Lanjut, Pemerintah Buka Suara soal Kematian Dua Calon Pengelola Kopdes