Suara.com - Seorang Warga Negara Indonesia (WNI) bernama Reynhard Sinaga menjadi perbincangan banyak orang di Inggris. Bukan karena prestasi, lulusan Universitas Indonesia (UI) jurusan arsitektur itu ternyata telah memperkosa banyak pria.
Terkait hal tersebut, Universitas Indonesia mengakui bahwa Reynhard Sinaga adalah alumni UI yang telah lulus pada 2006 dengan jurusan arsitektur.
Dengan adanya kasus Reynhard Sinaga pihak UI menyatakan bahwa hal itu tidak terkait dengan statusnya sebagai alumni Universitas Indonesia.
"Perbuatan (Reynhard Sinaga) sama sekali tidak terkait dengan statusnya sebagai alumni Universitas Indonesia," kata Kepala Kantor Humas dan KIP UI, Rifelly Dewi Astuti dalam keterangan resminya, Selasa (7/1/2020).
Rifelly mengaku menghormati putusan dari Pengadilan Manchester yang telah menjatuhi hukuman seumur hidup ke Reynhard Sinaga.
Atas kasus tersebut, Universitas Indonesia mengutuk perbuatan yang dilakukan Reynhard Sinaga yang bertentangan dengan hukum dan kemanusiaan.
"Kami sekaligus ikut prihatin atas peristiwa yang dialami para korban," ungkapnya.
Pihaknya tetap berkomitmen melaksanakan tugas pengajaran dan pendidikan utamanya mendidik generasi yang berintelektual agar kasus Reynhard Sinaga tak terulang lagi.
"Universitas Indonesia sebagai lembaga pendidikan tetap berkomitmen melaksanakan tugas pengajaran dan pendidikan utamanya mendidik generasi muda yang berintelektualitas tinggi dan berbudi luhur selaku penerus bangsa," pungkasnya.
Baca Juga: Reynhard Sinaga Perkosa Ratusan Orang di Inggris, Ini Komentar Keluarga
Kontributor : Supriyadi
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Kritik Pedas Mobilisasi Siswa Batam Demi Program MBG: Menyesatkan dan Tak Mendidik
-
Buntut Kasus Gus Yaqut, KPK Periksa Dirjen PHU Kemenag Hilman Latief
-
Suap Ketua BEM UBK Coreng Wajah Gerakan Mahasiswa, Aktivisme Bayaran Jadi Penyakit Akut
-
Dini Hari Mencekam di Duren Sawit: Api Lahap Warung Kelontong, 18 Jiwa Nyaris Terpanggang
-
Anak Sekolah Rawan Terinjak di Demo Makan Gratis Batam: Siapa yang Harus Diseret ke Hukum?
-
Kecelakaan Truk di Flyover Tomang, Material Besi Berserakan Lumpuhkan Jalur
-
Perpecahan di Partai Republik? Kongres AS Desak Trump Hentikan Agresi Militer ke Iran
-
Israel Panik Ketegangan AS-Iran Mereda, Sebut Pejanjian Damai akan Untungkan Hizbullah
-
Wall Street Panik Ditinggal Gen Z? Eks Gubernur New York Dorong Saham AS Mudah Dibeli Warga Global
-
Prabowo Kunker ke Gorontalo Hadiri Puncak PENAS Petani dan Nelayan XVII 2026