Suara.com - Kecelakaan kerja terjadi di perusahaan tambang granit PT Pacific Granitama di Karimun. Satu orang dilaporkan tewa mengenaskan.
Kasat Reskrim Polres Karimun, AKP Herie Pramono mengatakan pihaknya delapan orang dari pihak manajemen perusahaan. Pemeriksaan saksi sudah dilakukan polisi dari pekerja di lokasi kejadian.
"Hari ini agendanya ada delapan orang dari pihak perusahaan kita minta keterangan," kata Herie seperti diberitakan batamnews.co.id - jaringan Suara.com, Selasa (7/1/2020).
Herie menuturkan, mereka yang dipanggi mulai dari bagian pengawasan, tim medis, tim evakuasi, kepala teknik, dan direktur perusahaan.
Hingga saat ini Polisi belum menyimpulkan insiden itu apakah terkait human error atau peralatan safety
"Kita masih meminta keterangan saksi-saksi, jadi belum bisa menyimpulkan, apakah itu kelalaian atau bagaimana," ujar AKP Herie.
Seperti diberitakan sebelumnya, teknisi kelistrikan di perusahaan tersebut bernama Maryono dilaporkan tewas mengenaskan terjepit mesin rotasi RPM pada conveyor.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Deddy Sitorus soal Dugaan Suap BEM UBK: Orkestrasi Murahan, Pasti Ada Arahan dari Atas
-
Bantah Anggaran Chromebook Rp9,9 Triliun, Nadiem: Tak Sampai 1 Persen APBN di Kemendikbudristek
-
Iran - AS Sepakat Bikin 4 Kelompok Kerja Khusus Bahas Teknis Perdamaian
-
Nadiem Makarim Akui Cemas Saat Jadi Menteri, Rekrut Tim Inti untuk Bantu Birokrasi
-
Di Sidang Korupsi Chromebook, Nadiem Ungkap Digitalisasi Pendidikan Merupakan Arahan Langsung Jokowi
-
Heboh Dugaan Suap BEM UBK, Guntur Romli Singgung Modus MBG 'Mahasewa diBayar Gibran'
-
Pramono Pastikan HUT Jakarta ke-499 Berlangsung Meriah, Tapi Tak Berlebihan
-
DPR Desak PLN Lindungi UMKM Terdampak Pemadaman Listrik, Minta Ada Kompensasi Kerugian
-
Desain Kawasan Suburban Dinilai Perparah Emisi, Mengapa?
-
Kronologi Munas Jelang Muktamar NU Ricuh, Pejabat Organisasi Pecah Pendapat