Suara.com - Wakil Ketua KPK Lili Pantauli Siregar tak mempersoalkan langkah Polri, melalui Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Dirtipikor) Mabes Polri turut menyelidiki kasus dugaan korupsi di PT Asabri.
Lili mengatakan dengan bergeraknya semua lembaga penegak hukum maka akan mudah mengungkap pelaku dan penanganan kasus tersebut.
"Kalau terkoordinasi (bersama) semua APH (aparat penegak hukum) bagus, kan tinggal berbagi peran dan saling dukung," kata Lili melalui sambungan telepon, Kamis (16/1/2020).
Meski begitu, Lili pun belum mengetahui mekanisme bila penegak hukum Polri turut terlibat dalam penyelesaian kasus PT Asabri.
"Belum tau seperti apa nanti ya," kata Lili.
Hal sama diungkapkan, Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango. Ia mengatakan pihaknya tetap akan menangani kasus PT Asabri yang dianggap telah merugikan keuangan negara mencapai triliunan rupiah.
Nawawi menyebut tidak ada persoalan atau tumpang tindih bila Polri ikut menyelesaikan kasus tindak pidana korupsi dalam kasus ini.
"Enggak ada, istilah rebutan dalam pemberantasan korupsi, yang ada semangat pemberantasannya," ujar Nawawi.
Untuk diketahui, KPK sebelumnya telah bertemu Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pada Rabu (15/1/2020). Dalam pertemuan itu mereka melakukan koordinasi untuk menyelidiki kasus PT Asabri.
Baca Juga: Soal Saham Gorengan Jiwasraya dan ASABRI, KSEI: Ada Aturan yang Dilanggar
Dalam kasus PT Asabri jumlah uang yang diduga dikorupsi mencapai Rp 10 triliun.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
Terkini
-
KAI Refund 4.878 Tiket Imbas Kecelakaan di Bekasi, Jamin Ganti Rugi 100 Persen
-
Forum PWNU Desak PBNU Gelar Muktamar Paling Lambat Agustus 2026, Ini Alasannya
-
Pusdokkes Polri Ungkap Kondisi Korban Kecelakaan Kereta Bekasi, Alami Multipel Trauma Parah
-
Buku Kriminalisasi Kebijakan Ungkap Bahaya Pasal Karet UU Tipikor: Bisa Picu Krisis Kepemimpinan
-
Penanganan Sampah jadi Prioritas Nasional, Prabowo Optimis Banyumas Capai Target Zero Waste to Money
-
Dari Sampah Jadi Genteng, Prabowo Dorong Inovasi Bernilai Ekonomi
-
Sembilan dari 10 Pangan Kemasan Tinggi GGL, KPAI: Generasi Emas Terancam Gagal Ginjal Dini
-
Erry Riyana: Kerugian Negara Bukan Pintu Masuk Korupsi, Harus Uji Niat Jahat
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Analisis TAA Korlantas Polri: Argo Bromo Melaju 110 Km/Jam Saat Hantam KRL di Bekasi