Suara.com - Harga cabai yang melambung tinggi di pertengahan bulan Januari 2020 tengah menjadi sorotan masyarakat Jakarta. Namun Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI mengaku belum mengetahui adanya kenaikan harga cabai secara serentak ini.
Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Saefullah mengaku belum menerima laporan soal kenaikan harga cabai. Padahal, laporan itu sudah terdapat dalam aplikasi daring Info Pangan Jakarta (IPJ) yang dibuat untuk
Berdasarkan data yang dihimpun, harga cabai merah di Jakarta sudah mencapai Rp 79.133 per kilogram.
Untuk cabai merah besar, harganya mencapai Rp 74.954 per kilogram, cabe merah kriting harganya Rp 66.377 per kilogram, dan cabai rawit hijau Rp 40.500 per kilogram.
Mengenai hal itu, Saefullah mengaku akan memeriksanya terlebih dahulu.
"Nanti di cek dulu (penyebab harga cabai naik). Saya hubungi dulu jaringan kita," jelasnya.
Meski demikian, ia menduga penyebab melambungnya harga cabai karena musim hujan yang tengah melanda Jakarta. Menurutnya air yang berlebih bisa berdampak buruk pada tanaman cabai.
"Penyebab (kenaikan harga) bisa macam-macam, bisa faktor cuaca karena jika hujan, banyak air akarnya bisa busuk dan mati," pungkasnya.
Baca Juga: Pemprov DKI Siapkan Rp 1,056 Triliun untuk Bangun 97 Kilometer Trotoar
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- Bukan Sekadar Estetika, Revitalisasi Bundaran Air Mancur Palembang Dinilai Keliru Makna
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Satgas Pemulihan Bencana Sumatra Gelar Rapat Perdana, Siapkan Rencana Aksi
-
Roy Suryo Kirim Pesan Menohok ke Eggi Sudjana, Pejuang atau Sudah Pecundang?
-
Saksi Ungkap Rekam Rapat Chromebook Diam-diam Karena Curiga Diarahkan ke Satu Merek
-
Banjir Jakarta Mulai Surut, BPBD Sebut Sisa Genangan di 3 RT
-
Petinggi PBNU Bantah Terima Aliran Dana Korupsi Haji Usai Diperiksa KPK
-
Bertemu Dubes Filipina, Yusril Jajaki Transfer Narapidana dan Bahas Status WNI Tanpa Dokumen
-
Dianggap Menista Salat, Habib Rizieq Minta Netflix Hapus Konten Mens Rea
-
Antisipasi Banjir, Pramono Luncurkan Operasi Modifikasi Cuaca di Jakarta
-
Mengapa KPK Tak Lagi Tampilkan Tersangka Korupsi?
-
Polda Metro Gerebek Clandestine Lab Etomidate di Greenbay Pluit, WNA Tiongkok Jadi Peracik!