Suara.com - Bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sebagian wilayah Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat pada Jumat (17/1) dini hari mengakibatkan kerusakan fasilitas umum, jalan, dan bendungan untuk irigasi.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Padang Pariaman Budi Mulya di Parit Malintang mengatakan, tanah longsor yang terjadi di Korong Batu Tabuah, Nagari Batu Gadang Kuranji Hulu, Kecamatan Sungai Geringging, menyebabkan jalan menuju Kecamatan Sungai Limau via Batu Gadang tidak bisa dilalui.
Di Korong Sungai Pingai, Nagari III Koto Aur Malintang Selatan, Kecamatan IV Koto Aur Malintang, banjir membuat jalan menuju Tiku Kecamatan Tanjung Mutiara via Sungai Pingai terban, sama sekali tidak bisa dilalui kendaraan bermotor.
Banjir juga terjadi di Korong Kampung Koto, Nagari Koto Tinggi Kuranji Hilir, Kecamatan Sungai Limau, dan mengakibatkan kerusakan Bendungan Surau Belimbing.
"Ketiga bencana itu disebabkan oleh tingginya curah hujan yang mengguyur daerah itu," kata Budi Mulya.
Menurut Kepala Subbagian Humas Polres Pariaman AKP Syafrudin, tidak ada korban jiwa akibat bencana yang terjadi di Kecamatan IV Aur Malintang maupun Kecamatan Sungai Geringging.
Sumber: Antara
Berita Terkait
-
Biang Kerok Bencana Lebak, Jokowi Perintahkan Tambang Emas Ilegal Disetop
-
Menteri PUPR Terjunkan 13 Alat Berat Buka Jalan Karena Longsor di Sukajaya
-
Temuan Jejak Harimau di Kebun Warga Gegerkan Masyarakat Padang Pariaman
-
Sejak Selasa Kemarin, Ada 34 Longsor di Depok
-
Hujan Deras, 33 Makam Warga Pasir Putih Depok Tertimbun Longsor
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Bantah Ada Penyimpangan Anggaran
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup