Suara.com - Warga Korong Pasa Balai Nagari Kudu Gantiang Kecamatan V Koto Timur Kabupaten Padang Pariaman Sumatera Barat (Sumbar) geger dengan temuan jejak harimau di wilayah tersebut. Akibatnya, warga menjadi takut beraktivitas di kebun yang berada di sekitar penemuan jejak harimau tersebut.
Seorang warga setempat Ujang Jambak (63) mengaku melihat langsung hewan buas tersebut, tak jauh dari tempat ditemukan jejak kaki tersebut .
"Saya sudah melihat langsung harimau itu beberapa hari yang lalu, sekitar pukul 13.00 WIB. Waktu itu saya berteduh di rumah kosong karena hari hujan, saat itu saya melihatnya," ucap Ujang Jambak kepada Covesia.com-jaringan Suara.com pada Kamis (2/1/2020).
Ujang mengemukakan, ciri-ciri harimau tersebut memiliki panjang sekitar 1,5 meter dan tinggi sekitar 80 centimeter.
"Saya terlihat harimau itu dari jarak sekitar empat meter. Saya kaget, biasanya saya hanya melihat harimau di kebun binatang dan di TV."
Ujang mengaku melihat harimau tersebut sekitar 10 menit. Namun, lanjut Ujang, hewan tersebut tidak menyadari keberadaannya di sebuah rumah kosong. Ketika harimau itu pergi, Ujang juga memmutuskan untuk meninggalkan lokasi itu.
Sementara, Wali Nagari Kudu Gantiang Muhammad Yunin mengatakan, sempat tidak percaya dengan temuan jejak harimau tersebut.
"Awalnya tidak percaya, setelah bertemu dengan pak Ujang, dan melihat langsung jejak harimau ini baru pecaya. Kebetulan jejak itu salah satunya ditemukan di kebun saya."
Kata Yunin, saat ini masyarakat menjadi takut untuk beraktivitas di lokasi penemuan jejak kaki harimau tersebut.
"Kami sudah juga sudah melaporkan kejadian itu kepada BKSDA Sumbar, mudah-mudahan saja dalam waktu dekat ini ada upaya dari pihak terkait, mencari solusinya," katanya.
Baca Juga: Sapi Milik Warga Agam Ditemukan Mati, Diduga Diterkam Harimau
Berita Terkait
-
Sapi Milik Warga Agam Ditemukan Mati, Diduga Diterkam Harimau
-
Sejumlah Buaya Mendadak Muncul Asyik Berjemur, Warga Padang Pariaman Geger
-
Ngeri, Petani Kopi di Sumsel Tewas Diterkam Harimau Disaksikan Istrinya
-
Ada Deretan Jejak Harimau di Batas Kota, Warga Pekanbaru Geger
-
Teror Harimau Sumatera di Pasaman, Dalam Sepekan 4 Kambing Hilang Dimangsa
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak
-
Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo
-
Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional
-
Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan
-
Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan
-
Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir
-
Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah
-
Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia
-
Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'
-
Menuju Target Nasional Pengurangan Sampah 2029, Ini Kebiasaan yang Harus Digencarkan di Rumah