Suara.com - Artikel berjudul Gadis Ular Gemparkan Thailand dalam situs helloworld-ntjsvrx6uq-an.a.run.app. viral di Facebook.
Salah satunya dibagikan oleh pemilik akun Norasemen Petrozza pada Rabu (8/1/2020). Dalam foto artikel tersebut tampak seorang bocah perempuan bertubuh ular.
Sementara dalam artikel tersebut berisi narasi unggahan sebagai berikut.
Gadis berusia 8 tahun, Mai Li Fay, dari Bangkok, adalah jauh dari kehidupan yang biasa seorang gadis sebayanya.
Setiap hari, beribu-ribu orang datang berkunjung dan berkumpul di depan rumah keluarganya untuk mengambil peluang melihat dan menyentuh gadis itu, yang dianggap oleh penganut buddha dan hindu sebagai boleh memberikan nasib baik.
Menurut pakar perubatan terkemuka Thailand, Dr Ping Lao, gadis muda itu mengalami sindrom yang jarang berlaku dikenali sebagai Malianorcis Serpentosis atau penyakit Jing Jing, yang menjadikan badan lebih rendah, berbentuk reptilia yang berbeza dari manusia biasa.
Hanya segelintir kes-kes seumpamanya telah direkodkan sepanjang sejarah, jadi pengetahuan saintifik terkumpul berkaitan kes seumpama itu agak terhad dan tidak ada penyelesaian perubatan sehingga waktu ini.
Keluarga menerima keadaan Mai Li dengan perasaan bercampur, kesedihan dan kegembiraan.
Sedih dengan keadaan Mai Li, tapi gembira kerana sebagai keluarga miskin, kehadiran tetamu yang tidak berkesudahan (pelancong dan tetamu agama) telah menjadikan keluarga miskin ini beroleh pendapatan yang besar dan meningkatkan taraf hidup mereka.
Baca Juga: Jadi Saksi Sidang ZA, Gurunya Beberkan Ihwal Pisau Dapur untuk Garap Tugas
Source: kisah aneh dan pelik
Tak berselang lama setelah diunggah, postingan Norasemen Petrozza telah mendapat 13 komentar dan dibagikan sebanyak 11 kali.
Lantas benarkah gadis ular gemparkan Thailand?
Penjelasan
Hasil penelusuran turnbackhoax.id --jaringan Suara.com, postingan tersebut tidak benar.
Artikel mengenai gadis ular di Thailand merupakan berita palsu yang telah beredar sejak 2014. Sejumlah sumber pernah mengupas artikel serupa.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Komunitas Muratara Bernafas: Penertiban PETI Percuma Tanpa Penataan Wilayah dari Pemerintah
-
Peneliti UGM Pastikan Api di Rumah Sleman Bukan dari Gas Alam, Lalu Apa Pemantiknya?
-
Turun ke Posko dan SMAN 3 Semarang, Ahmad Luthfi Pastikan SPMB Jateng Berjalan Lancar
-
Siapa ANH? Pria yang Ditetapkan Sebagai Tersangka karena Bawa Bom Molotov saat Demo 12 Juni
-
Peneliti UGM Tamatkan Misteri Rumah Api di Sleman: Bukan Dipicu Gas Alam atau Medan Elektromagnetik
-
BGN Tegaskan Tuduhan Pembagian Dana MBG kepada Presiden adalah Hoaks
-
Saran Connie Bakrie ke Prabowo: Suruh Teddy Libur Dulu, Saatnya Dengar Orang-orang Berpengalaman
-
Peringatan Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II
-
DPR Khawatir Stok Pertalite Jebol Akibat Migrasi Pengguna Pertamax