Seperti situs Bangkok Post lewat pemberitaan berjudul "Not the New: Stories that turned out to be hoaxes" yang dimuat pada 24 Januari 2014.
Dalam artikel tersebut disebutkan ada kejanggalan dalam narasi yang beredar terutama mengenai nama gadis bertubuh ular.Sebab, di negara Thailand, penggunaan nama seseorang biasanya panjang-panjang seperti Pimchanok Phungbun Na Ayudhya atau Sumati Sivasiamphai.
Sedangkan gadis itu bernama Mai Li Fay. Begitu pula dengan nama dokter yang menangangi Mai Li Fay juga tidak lumrah di Thailand, yakni Dr. Ping Lao.
Sementara itu, dari hasil penelusuran Hoax Slayer, kabar gadis bertubuh ular muncul pertama kali lewat laman satir Wolrd News Daily.
Lebih jauh, situs Hoax Slayer juga menyoroti penyakit yang diderita gadis itu yakni "Serpentosis Malianorcis" atau Jing Jing. Hasilnya tidak ditemukan nama penyakit serupa. Selain itu nama Dr. Ping Lao tidak terdaftar di Thailand.
Kesimpulan
Artikel Gadis Bertubuh Ular Gegerkan Thailand adalah palsu atau masuk dalam kategori Fabricated Content. Akun Norasemen Petrozza sengaja membagikan berita lawas untuk menipu.
Faktanya, di negara Thailand tidak ditemukan kisah gadis bertubuh ular bernama Mai Li Fay.
Baca Juga: Jadi Saksi Sidang ZA, Gurunya Beberkan Ihwal Pisau Dapur untuk Garap Tugas
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 63 Kode Redeem FF Terbaru 21 Januari: Ada Groza Yuji Itadori, MP40, dan Item Jujutsu
- 5 Motor Bekas 6 Jutaan Cocok untuk Touring dan Kuat Nanjak, Ada Vixion!
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Toyota Vios Bekas Tahun Muda Pajaknya Berapa? Simak Juga Harga dan Spesifikasi Umumnya
- Mobil 7 Seater dengan Harga Mirip Mitsubishi Destinator, Mana yang Paling Bertenaga?
Pilihan
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
-
5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan RAM 8 GB Terbaik Januari 2026, Handal untuk Gaming dan Multitasking
-
Harda Kiswaya Jadi Saksi di Sidang Perkara Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Gaji Guru Dinilai Tak Layak, Komisi X DPR Dorong Upah Minimal Rp 5 Juta
-
Ikut Jokowi ke Arab, Keterangan Dito Ariotedjo Disebut Kuatkan Bukti Soal Pembagian Kuota Haji
-
Melodi My Way di Bawah Rintik Hujan Batu Tulis Warnai Perayaan Sederhana HUT ke-79 Megawati
-
Geledah Rumah Bupati Pati Sudewo Dkk, KPK Amankan Dokumen Hingga Uang Ratusan Juta Rupiah
-
Trah HB II: Kerja Sama Rp 90 Triliun dengan Inggris Tak Sebanding dengan Harta Jarahan Geger Sepehi
-
KPK Cecar Eks Menpora Dito: Asal Usul Kuota Haji Tambahan Dipertanyakan
-
Haris Rusly Moti: Kebijakan Presiden Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Gebuk 'Oligarki Serakahnomic'
-
Soal Kemungkinan Periksa Jokowi dalam Kasus Kuota Haji, KPK: Tergantung Kebutuhan Penyidik
-
Bareskrim Bongkar Borok Dana Syariah Indonesia: Proyek Fiktif Jerat 15.000 Investor
-
Pengamat Soal Kasus Nadiem: Narasi Sakit dan Laporan Balik Bisa Jadi Strategi Corruptor Fights Back