Suara.com - Alkhilesh Rawat (30), warga Bahardurpur, Distrik Barabanki, Uttar Pradesh, India tega membunuh istrinya secara sadis. Ia memenggal kepala sang istri kemudian membawa potongan tubuh itu ke kantor polisi.
Insiden pembunuhan tersebut dilakukan secara terang-terangan, di hadapan sejumlah warga dan pejalan kaki yang melintasi kawasan Barabanki, Sabtu (1/2/2020).
Setelah memenggal kepala korban, pelaku berjalan sejauh lima kilometer dengan membawa potongan tubuh tersebut ke kantor polisi untuk menyerahkan diri. Warga yang melihat tindakan mengerikan itu seketika dibuat takut.
Dialihbahasakan dari Timesofindia, Senin (3/2/2020), polisi setempat melaporkan, Rawat terbukti telah menghabisi nyawa istrinya.
"Terdakwa membunuh istrinya, Ranjana (24) setelah keduanya cekcok. Dia memenggal kepala istrinya menggunakan sabit tajam. Polisi telah menemukan senjata yang digunakan untuk membunuh," ucap polisi RS Gautam.
Tak lama setelah kejadian, pihak keluarga Ranjana pun mengajukan laporan atas tindakan yang dilakukan Rawat
"Ayah korban, Govind, saudara laki-laki dan seorang kerabat mengajukan laporan. Govind menuduh Rawat membunuh putrinya karena masalah mas kawin," imbuh Gautam.
Tuduhan itu dilayangkan bukan tanpa alasan. Sebab, sekitar tiga bulan lalu, Ranjana melahirkan bayi perempuan yang meninggal.
Hal itu membuat Rawat dan ayahnya menuntut mas kawin. Terlebih, Ranjana sempat pulang ke rumah orangtuanya dan baru kembali ke rumah suaminya empat hari kemudian.
Baca Juga: Ikut ke Kejari Jaksel, Nikita Mirzani Pastikan Bayi Arkana Tidak Rewel
"Govind menuduh pelaku dan ayahnya meminta mas kawin. Tapi karena tidak dipenuhi, merek membunuh putrinya," kata Gautam, memungkasi.
Kekinian akibat tindakannya, Rawat dan ayahnya telah diamankan pihak kepolisian. Polisi pun berusaha menangkap kedua terdakwa lain yang terlibat dalam aksi pembunuhan Ranjana.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Haris Rusly Moti: Anomali Gerakan Sosial Saat Ini Justru Anti-Rakyat dan Adopsi Narasi Neoliberal
-
Wali Kota San Miguel Amatitlan Tewas Ditembak di Rumahnya Sendiri
-
Klaim Mobilnya Dipasang Alat Pelacak, Tiyo Ardianto Dikuliti Netizen: Beasiswa KIP, Mobil Fortuner?
-
Curanmor di Perumahan Bekasi Terungkap, Polisi Sita NMax dan Korek Api Berbentuk Pistol
-
Pati Viral Lagi! Anak Bakar Rumah Ortu Gara-gara Tak Diberi Uang Merantau
-
Boni Hargens: Tak Perlu Buat UU Baru, Kompolnas Telah Diperkuat UU Polri Hasil Revisi
-
Kesal Tak Diberi Uang, Pria di Pati Diduga Bakar Rumah Orang Tuanya Sendiri
-
Sopir Truk Penabrak Tokoh Pramuka Herman Resmi Jadi Tersangka, Ini Pengakuannya
-
Disemprot Doktor Ekonomi, Kritik Rieke 'Oneng' Soal Anggaran KemenHAM Dinilai Asal Bunyi
-
Hanya Kirim PDF Tanpa Balasan, Polres Jakpus Jelaskan Soal Aksi BEM UI Tak Ajukan Izin Resmi