Suara.com - Cincin bukan sembarang cincin. Ini adalah cincin milik Tohap Silaban--si pengemudi mobil Agya yang mengajak duel polisi--yang memantik perhatian dari sejumlah warganet.
Dalam sebuah foto yang dibagikan pengguna akun jejaring sosial Twitter @penguasahati, terlihat sosok Tohap Silaban. Di jari manisnya, tampak jelas melingkar cincin bermahkota akik berwarna biru.
"Kemarin saat ditilang ajak duel petugas. Hari ini berakhir jadi tersangka," cuit akun Twitter @penguasahati sembari mengunggah foto Tohap.
Cincin ini menjadi sorotan sejumlah warganet, bahkan menjadi bahan candaan mereka. Salah satunya adalah Direktur Charta Politika, Yunarto Wijaya alias Toto, melalui akun Twitter miliknya, @yunartowijaya.
Yunarto Wijaya berkelakar bilamana cincin tersebut keluar sinar ketika Tohap beradu hantam. "Cincinnya pasti bisa keluar sinar pas berantem..." cuit Yunarto seperti dikutip Suara.com, Sabtu (8/2/2020).
Hal itu dikomentari para warganet. Ada yang menyamakan cincin itu dengan milik tokoh fiksi DC, Green Lantern yang memiliki kekuatan pada cincin berwarna hijau miliknya.
Ada pula warganet yang menyamakannya dengan cincin milik Thanos, musuh terberat The Avenges dalam semesta Marvel.
"Kemarin kekuatan cincinnya membuat lebih brani. Cincin belum genap 6 jadi kekuatan hanya sementara," cuit akun @PortgasDeAcee.
Baca Juga: Tohab Sang Penantang Polisi Berkelahi saat Ditilang Akhirnya Diringkus
Cuitan itu disambut warganet pengguna akun Twitter @Bang_Nago, "Jadi Thanos Silaban kalau genap 6."
Ajak duel polisi
Aparat kepolisian meringkus Tohap Silaban, pengemudi mobil Toyota Agya yang mengajak duel anggota Polantas karena menolak ditilang di Tol Angke, Jakarta Barat.
Saat ini Tohap berada di Mapolrestro Jakarta Barat dan tengah diperiksa secara intensif. "Sudah ditangkap, dibawa ke Polres. Saat ini sedang diperiksa," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus saat dikonfirmasi, Sabtu (8/2/2020).
Yusri belum menjelaskan kronologi serta lokasi penangkapan terhadap Tohap. Rencananya, siang ini polisi akan merilis kasus tersebut di Mapolrestro Jakarta Barat. "Pukul 14.00 WIB saya rilis di Polres Jakarta Barat," sambungnya.
Dari video penangkapan yang diterima Suara.com, Tohab terlihat lesu tanpa perlawanan. Kedua tangannya tampak diborgol.
Berita Terkait
-
Di Tol Angke, Pemobil Tantang Polisi Buka Seragam dan Berkelahi
-
Polda Metro Jaya Gerebek Industri Rumahan Ganja Sintetis di Surabaya
-
Polisi Tembak Mati Satu Pelaku Pencurian Motor Asal Lampung
-
Minta Polisi Objektif, Novel Baswedan: Jangan Ada yang Dikorbankan
-
Penyelundupan Narkoba Happy Five Berbungkus Permen London Terbongkar
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Gus Ipul Serukan Gerakan Peduli Tetangga, Perkuat Data Lindungi Warga Rentan
-
Sudah Tiba di Jakarta, PM Australia Segera Bertemu Prabowo di Istana
-
Gus Ipul dan Kepala Daerah Komitmen Buka 8 Sekolah Rakyat Baru
-
RS Tolak Pasien karena JKN Nonaktif, Mensos Gus Ipul: Mestinya Disanksi BPJS, Tutup Rumah Sakitnya
-
Mensos Gus Ipul: RS Tak Boleh Tolak Pasien BPJS Penerima Bantuan Iuran
-
Wamendagri Wiyagus Lepas Praja IPDN Gelombang II, Percepat Pemulihan Pascabencana Aceh Tamiang
-
Kasatgas PRR Ingatkan Pemda yang Lambat Kirim Data Penerima Bantuan Bencana
-
Satgas PRR Resmikan Huntara di Tapanuli Selatan dan Tujuh Kabupaten Lain Secara Serempak
-
Kasus Tragis Anak di Ngada NTT, Pakar Sebut Kegagalan Sistem Deteksi Dini dan Layanan Sosial
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!