Suara.com - Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Kombes Argo Yuwono menyebut seluruh warga binaan baik yang sudah berkekuatan hukum tetap (inkrah) maupun belum akan dipindahkan dari Rumah Tahanan Negara Kabanjahe, Medan, Sumatera Utara ke berbagai rumah tahanan di Medan.
"Inkrah sebanyak 268 orang akan dipindahkan ke berbagai rutan di Sumatera Utara, kemudian ada 142 warga yang belum inkrah nanti dari hasil koordinasi akan dititipkan di rutan polres atau polsek di Sumut," kata Karopenmas Divisi Humas Polri Argo Yuwono kepada wartawan, di Pekanbaru, Riau, Kamis (13/2).
Meski tidak menyebutkan jadwal pemindahan napi dan alasan terjadi pembakaran, Argo memastikan kondisi di Rutan Kabanjahe kondusif dan dijaga aparat TNI dan Polri.
“Itu semua bertujuan untuk mengamankan bahwa agar kejadian tidak terulang kembali dan situasi saat ini juga kondusif, dan TNI Polri masih melakukan penjagaan,” ujarnya.
“Masih diselidiki, yang pasti tidak ada korban,” katanya pula.
Lebih lanjut Argo menyebut pemindahan tersebut dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang kembali dan masyarakat bisa beraktivitas seperti biasa.
Warga binaan inkrah merupakan tahanan yang sudah diputuskan vonisnya dan hanya menunggu dilakukan pemindahan. Sedangkan sisanya merupakan warga binaan titipan yang sedang dalam proses penyidikan, penuntutan maupun proses penindakan.
Sumber: Antara
Baca Juga: Rutan Kabanjahe Terbakar, Polisi Pastikan Semua Tahanan Dievakuasi
Berita Terkait
-
Sebagian Napi Rutan Kabanjahe Dievakuasi ke Lapas Tanjung Gusta Medan
-
Rutan Kabanjahe Terbakar, Polisi Pastikan Semua Tahanan Dievakuasi
-
Kerusuhan di Rutan Kabanjahe Pecah, Polisi Duga Karena Kelebihan Kapasitas
-
Polisi Klaim Tak Ada Narapidana Kabur saat Kerusuhan Rutan Kabanjahe
-
Kerusuhan Pecah di Rutan Kabanjahe, Ditjen PAN: Tak Ada Korban Jiwa
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Minta Maaf ke Publik, Kapolri: Anggota Cederai Keadilan Akan Kami Tindak Tegas!
-
Polisi Tahan Ayah dan Anak Penganiaya Tetangga di Cengkareng, Terancam 7 Tahun Penjara
-
Ugal-ugalan dan Lawan Arus, Mobil Calya Diamuk Massa di Gunung Sahari
-
Golkar Dukung Langkah Sufmi Dasco Tunda Impor 105 Ribu Mobil Niaga India
-
Pasca-kecelakaan Beruntun, DPRD DKI Minta Transjakarta Evaluasi Penempatan Depot dan Jam Kerja Sopir
-
Sulap Kawasan Padat Jadi Destinasi Kuliner, Pemprov DKI Dukung Gentengisasi Menteng Tenggulun
-
Kemensos Gelar Operasi Katarak Gratis di Bekasi
-
Jelang Mudik Lebaran, Kapolri Minta Jajaran Maksimalkan Pengamanan Nasional
-
Polisi Turun Tangan Dalami Kasus Relawan Diteror Bangkai Anjing Tanpa Kepala di Aceh Tamiang
-
Adian Napitupulu Murka Ketua BEM UGM Diteror: Ini Kemunduran Demokrasi!