Suara.com - FLO, transgender yang menjual narkoba ke Lucinta Luna juga melakukan ganti kelamin. IF alias FLO tersangka pemasok narkoba jenis riklona kepada Lucinta Luna.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengungkapkan Pengadilan Negeri Sumedang pada tahun 2015 telah mengabulkan permohonan penggantian indentitas jenis kelamin FLO dari laki-laki menjadi wanita. Bahkan, dalam akte kelahirannya juga tertera bahwa yang bersangkutan berjenis kelamin wanita.
"IF alias FLO merupakan salah seorang yang sama dengan LL juga, transgender," kata Yusri di Polres Metro Jakarta Barat, Jumat (14/2/2020).
Sebagimana diketahui, Lucinta Luna telah ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus penyalahgunaan psikotropika. Saat ditest urine Lucinta Luna dinyatakan positif mengkonsumsi zat psikotropika benzodiazepine.
Selain itu, dari tas milik Lucinta Luna ditemukan pula beberapa butir riklona dan tramadol. Belakangan diketahui bahwa Lucinta Luna memperoleh obat-obatan itu dari seseorang berinisial IF alias FLO.
Sementara itu, polisi pun telah mengungkapkan alasan pihaknya menempatkan Lucinta Luna ke sel khusus wanita ialah berdasar putusan pengadilan. Yusri menyebut putusan pengadilan telah mengabulkan permohonan Lucinta Luna untuk mengubah status jenis kelamin laki-laki menjadi perempuan.
Menurut Yusri permohonan perubahan status jenis kelamin Lucinta Luna itu diputuskan oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Desember 2019 lalu
"Putusan pengadilan sudah menyatakan bahwa yang bersangkutan, pertama menerima permohonan dari pemohon untuk perubahan jenis kelamin dari laki-laki menjadi seorang wanita dengan nama yang lama adalah MF (Muhammad Fatah) menjadi AP (Ayluna Putri)," kata Yusri.
Atas dasar keputusan pengadilan tersebut, Yusri pun memastikan bahwa Lucinta Luna akan ditahan di ruang tahanan sel wanita.
Baca Juga: Lucinta Luna 3 Kali Beli Narkoba ke Transgender FLO, Harga Rp 1,5 Juta
"Ini putusan yang sah dan ini yang kita ikuti. Makanya, kalau ditanyakan ke sel mana, sel wanita," tegasnya.
Berita Terkait
-
Pemasok Riklona Diduga Mantan Partner Lucinta Luno di Duo Manjah
-
Lucinta Luna 3 Kali Beli Narkoba ke Transgender FLO, Harga Rp 1,5 Juta
-
Terungkap! Transgender Jadi Pemasok Narkoba ke Lucinta Luna
-
Pemasok ke Dokter, Lucinta Luna yang Dapat Obat Penenang
-
Lucinta Luna Depresi dan Kaki Bengkak, Efek Berhenti Minum Obat Penenang?
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Isu Sanksi AS Usai Indonesia Borong Rudal BrahMos Rp 5,9 Triliun, Pakar Buka Suara
-
Menteri HAM Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS, Minta Polisi Usut Tuntas
-
Cegah Defisit Dampak Perang, Prabowo Lirik Jurus Pakistan: Pangkas Gaji Pejabat hingga WFH
-
Skenario Perang Nuklir Israel-Iran, Pakar: Opsi Terakhir yang Risikonya Terlalu Besar
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
Mudik Aman dan Nyaman, BPJS Kesehatan Sediakan Layanan Gratis Bagi Pemudik
-
Siti Maimunah: Perlawanan Perempuan di Lingkar Tambang Adalah Politik Penyelamatan Ruang Hidup
-
Jusuf Kalla Ingatkan Dampak Perang Iran-Israel, Subsidi Energi dan Rupiah Terancam