Suara.com - Seorang pria dilarikan dua kali ke rumah sakit dalam kurun 24 jam setelah mengalami 18 jam nonstop. Enam jam jam terakhir dialami setelah mendapatkan perawatan.
Seperti dilaporkan oleh Insider, dokter yang menangani kasus ini meyakini mariyuana menjadi penyebab si pria mengalami kondisi itu atau yang dinamakan priapismus.
Priapismus merupakan suatu kondisi yang disebabkan oleh genetik atau pengobatan. Kondisi ini memicu pasien mengalami ereksi yang sakit dan berkepanjangan.
Jika dibiarkan dan tidak ditangani secara baik-baik, kondisi tersebut bisa menyebabkan penis pasien mengalami kerusakan jaringan.
"Pasien mengakui memakai ganja sejak usia 16 dan 17 tahun. Selama itu, dia mengalami priapismus secara berulang dan berlangsung selama 4 jam. Namun, dia tidak pernah menjalani perawatan medis," tutur dokter.
Namun, urolog terkemuka dokter Jamin Brahmbhatt, mengatakan, meski ganja menyebabkan pembuluh darah mengembang, tidak ada penelitian yang mengaitkannya dengan priapismus.
Sementara, tim dokter yang merawat pria itu juga mengatakan bahwa ini akan menjadi kasus priapismus pertama yang dicatat disebabkan oleh gulma.
Sampai sekarang para dokter telah menyarankan pria itu untuk menjauhi ganja untuk sementara waktu untuk menghentikan ereksi yang tidak diinginkan. Pastinya, hal ini bisa merusak penisnya.
Baca Juga: Akibat Komplikasi Operasi, Pria Ini Alami Ereksi Permanen dan Menyakitkan!
Berita Terkait
-
Akibat Komplikasi Operasi, Pria Ini Alami Ereksi Permanen dan Menyakitkan!
-
Pria 57 Tahun Ereksi Permanen Setelah Operasi, Hingga Malu Bertemu Putrinya
-
Gagal Romantis, Foto Momen Potong Kue Pengantin Ini Malah Bikin Risih
-
Kasus Jarang, Pria Memiliki Penglihatan Berwarna Biru Usai Konsumsi Viagra
-
Benzodiazepine yang Dikonsumsi Lucinta Luna Dapat Sebabkan Disfungsi Ereksi
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT