Suara.com - James Scott, pria dari Balornock, Glasgow, Skotlandia mengalami ereksi permanen setelah menjalani serangkaian operasi. Ia merasa malu tidak bisa bertemu putrinya dengan kondisi seperti itu.
Pria 57 tahun ini bekerja sebagai glazier, petugas pemasang kaca jendela atau pintu. Ia mengalami kecelakaan kerja hingga membuat alat kelaminnya harus dioperasi.
Dilaporkan Metro.co.uk, Selasa (18/2/2020), James Scott menderita cedera pangkal paha yang parah setelah 1,5 ton kaca jatuh menimpa dirinya. Insiden ini membuat James patah tulang di bagian tulang belakang dan uretra tersumbat.
Dua tahun lalu, ayah satu anak ini menjalani operasi untuk memperbaiki kerusakan pada alat vitalnya tetapi komplikasi selama prosedur membuatnya tidak dapat ereksi.
James kemudian menjalani operasi lebih lanjut untuk memperbaiki masalah tersebut. Menurut penjelasannya, dokter telah 'memasukkan batang logam' ke penisnya.
Tapi hal itu membuat James mengalami ereksi permanen, membuatnya menderita. Kondisi tersebut membuat James kesakitan saat memakai celana panjang dan tidak bisa meninggalkan rumah, membuatnya merasa seperti seorang tahanan di rumahnya sendiri.
Yang terburuk, James mengatakan tidak bisa bertemu putrinya yang berusia sembilan tahun dalam keadaan seperti itu. Ia pun melarang putrinya untuk berkunjung.
James mengatakan, "Saya diberitahu akan merasa sakit selama sekitar enam hingga delapan minggu setelah operasi tetapi saya tidak pernah mengharapkan hal seperti ini."
Ia melanjutkan, "Saya sekarang mengalami ereksi permanen dan saya menderita. Aku tidak tahan saat apa pun untuk menyentuhnya. Saya bahkan tidak bisa memakai pakaian. Ini mimpi buruk."
Baca Juga: Buwas Sebut Mafia Beras Masih Berkeliaran, Meski Stok di Bulog Aman
James telah meminta dokter setempat untuk melakukan pemeriksaan ke rumahnya. Tetapi dokter tidak dapat datang dengan alasan sedang berlibur dan tidak ada petugas medis pria lain yang dapat menemuinya.
Pria ini juga heran mengapa seorang dokter wanita tidak bisa memeriksana atau setidaknya memberikan penghilang rasa sakit.
Kepada Metro.co.uk, Juru bicara Tollcross Medical Center mengatakan, "Menjaga kerahasiaan pasien sangat penting, sehingga membuat mengomentari kasus individu ini sangat sulit.
"Secara umum, komplikasi parah pasca operasi paling tepat dikelola oleh spesialis di rumah sakit dan pilihan teraman adalah pemeriksaan di rumah sakit," imbuhnya.
Sementara itu, Juru bicara National Health Service (NHS) Greater Glasgow dan Clyde memberi saran kepada James untuk menghubungi layanan kesehatan setempat yang bertugas 24 jam.
"Kami akan menyarankan siapa pun yang mengalami gejala buruk setelah operasi untuk memanggil NHS24, yang dapat merekomendasikan tindakan yang paling tepat," katanya.
Berita Terkait
-
Studi Pertama: Virus Corona COVID-19 Tidak Bisa Ditularkan ke Janin
-
Glaukoma Sebabkan Kebutaan, Hindari dengan Konsumsi 5 Sayur Ini!
-
Adinia Wirasti Jadi Duta Donor Kornea, Ketahui Orang yang Tidak Bisa Donor
-
Kasus Jarang, Pria Memiliki Penglihatan Berwarna Biru Usai Konsumsi Viagra
-
Benzodiazepine yang Dikonsumsi Lucinta Luna Dapat Sebabkan Disfungsi Ereksi
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
Terkini
-
Debat ICW: PSI dan Perindo Soroti Ketergantungan Industri Ekstraktif dan Sponsor Politik
-
Debat ICW: Desak Politisi Lepas Pengaruh Bisnis demi Cegah Konflik Kepentingan
-
Debat ICW vs Politisi Muda: Soroti Larangan Pebisnis Ekstraktif Duduk di Legislatif
-
Audiens Debat ICW Kritik Jawaban Normatif Politisi dan Desak Reformasi Antikorupsi
-
Timur Tengah Memanas, KBRI Riyadh Minta WNI Siapkan Dokumen dan Segera Lapor Diri
-
Situasi Memanas: Otoritas UEA Tutup Ruang Udara, Ini Imbauan Khusus Bagi WNI di Abu Dhabi!
-
Teheran Tak Lagi Aman, Warga Iran Panik Usai Serangan ASIsrael: Kami Akan Mati di Sini
-
Sekjen PBB Desak AS-Israel Hentikan Serangan ke Iran, Risiko Perang Regional Sangat Nyata
-
Angkat Tema Energi Berdaulat untuk Indonesia Kuat, PLN Journalist Awards 2025 Apresiasi 18 Karya
-
Drone Iran Hantam Menara Burj Al Arab di Dubai