Suara.com - Seekor anjing jenis pitbull mati mengenaskan setelah melawan ular kobra untuk melindungi pemiliknya. Pitbull tersebut tengah hamil.
Peristiwa mengenaskan tersebut dibagikan oleh seorang pengguna akun jejaring sosial Facebook di Lat Lum Kaeo, Thailand, 18 Februari 2020 silam. Kisahnya mendadak viral di jagat maya.
Seperti dilontarkan Suriyan Janket, pitbull berusia 2 tahun melakukan hal yang tidak terbayangkan ketika keluarga dia meninggalklan rumah. Ketika itu, seekor ular kobra merangsek ke kandang ayam milik keluarga.
Alih-alih kabur atau melindungi diri dari bahaya, pitbull tersebut dengan berani menyerang ular beracun itu untuk melindungi kandang ayam keluarga sang pemilik.
Sayang, ketika bergumul dengan ular tersebut, mulut pitbull tersebut digigit. Dia mati sesaat setelah membunuh kobra tersebut. Ketika pemilik kembali ke rumah, pitbull kesayangan mereka terbujur kaku.
Pitbull itu mati karena racun kobra. Keluarga pemilik berupaya untuk menyelamatkan pitbull tersebut. Namun, nyawa pitbull tersebut tidak bisa diselamatkan.
Dalam satu foto yang dibagikan akun tersebut, terlihat Suriyan memeluk anjing kesayangannya. Dia pun menangis sejadi-jadinya.
Unggahan Suriyan viral di jagat maya. Banyak yang berduka dan memuji keberanian pitbull tersebut untuk melindungi pemiliknya, meski maut taruhannya.
Baca Juga: Kronologi Puluhan Warga Simalungun Dilarikan ke Puskesmas Usai Makan Anjing
Berita Terkait
-
Heboh Jenazah di Bulukumba Pulang Pakai Sepeda Motor, Ini Kronologinya
-
Cantumkan Nama Virus, Status Facebook Dua Sahabat Ini Jadi Sorotan
-
Timnas U-16 Tantang PSS Sleman U-16 di Laga Trofeo Sabtu Besok
-
Sempat Terancam Wabah Virus Corona, MotoGP Thailand Dipastikan Digelar
-
Kualifikasi Asia: Bungkam Thailand Jadi Harga Mati Timnas Indonesia
Terpopuler
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Anak Buah Prabowo Curigai Alat Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung, Netizen: Alam Saja Kena Fitnah
- 5 Menit Kota Makassar Diguyur Hujan
Pilihan
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
-
Duh! 273 Siswa dan 43 Guru di Pati Diduga Keracunan MBG
Terkini
-
Ekonomi Semarang Tumbuh 6,49 Persen, LEPAS Ekspansi Pasar Mobil Listrik Premium
-
Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Masih Siaga
-
25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi
-
Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?
-
Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600
-
Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan
-
Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis
-
Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah
-
5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Pencarian Diperluas di Selat Sunda
-
Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah