Suara.com - Beredar sebuah foto yang menampilkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sedang salat di sebuah masjid. Saat hendak memberikan salam pada gerakan akhir salat, Jokowi disebut-sebut menyebutkan 'Salam Pancasila'.
Foto tersebut beredar luas di media sosial. Salah satu warganet Facebook dengan akun @uhhbakk mengunggah foto tersebut ke media sosial pada Minggu (23/2/2020).
Benarkah Jokowi menyebutkan 'Salam Pancasila' diakhir salat?
Penjelasan
Dari penelusuran Turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, Kamis (27/2/2020), foto yang beredar luas di media sosial merupakan foto Jokowi saat sedang menunaikan salah di Masjid Niujie, Beijing, China pada Minggu (14/5/2017). Saat itu, Jokowi sedang melakukan kunjungan ke China dan mampir ke masjid tersebut untuk beribadah.
Namun, dalam foto tersebut tidak ada tambahan tulisan 'Salam Pancasila' seperti yang dinarasikan warganet. Narasi Jokowi menyebut 'Salam Pancasila' diakhir salat tidaklah benar.
Foto tersebut juga muncul dalam pemberitaan artikel Bicnis.com dengan judul artikel 'Laporan dari BeijingL Presiden Jokowi Sempatkan Salat di Masjid Niujie'. Dalam foto tersebut tidak ada keterangan 'Salam Pancasila' seperti yang diunggah oleh akun @uhhbakk.
Selain itu, kantor berita Republika juga memuat artikel serupa berjudul 'Presiden Jokowi Kunjungi Masjid Niujie Ali di China'. Foto yang dimuat dalam artikel tersebut tampak Jokowi sedang berdoa di dalam masjid.
Kesimpulan
Baca Juga: Jemaah Umrah Kecewa Gagal ke Arab Saudi: Kami Malu Sudah Gelar Selamatan
Foto Jokowi sedang salat memang merupakan foto asli, namun foto tersebut ditambahkan narasi 'Salam Pancasila'. Sehingga, konten tersebut masuk dalam kategori konten yang menyesatkan atau misleading content.
Berita Terkait
-
DPR Minta Anies Jalin Komunikasi dengan Seniman TIM dan Tiru Jokowi
-
Cerita Jokowi Ditawari Obat Penggemuk Badan, Sama Siapa?
-
Jokowi: Larangan Umrah ke Arab Saudi Tak Hanya untuk Indonesia
-
Jokowi Hormati Keputusan Arab Saudi Larang Umrah karena Virus Corona
-
Jokowi Guyur Rp 72 Miliar untuk Influencer, Pengamat: Pemborosan!
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK