Suara.com - Aparat Kepolisian Sektor (Polske) Jayapura Utara menangkap WM (23) di kawasan perumahan Keuskupan Dok II Jayapura, Kota Jauapura, Papua.
"Pelaku ditangkap lantaran melakukan aksi pembacokan terhadap warga atas nama David May yang terjadi pada Minggu (01/3) dini hari," kata Kapolresta Jayapura Kota, AKBP Gustav R Urbinas melalui Kapolsek Jayapura Utara, Iptu Handry M Bawilling di Kota Jayapura, Senin (2/3/2020) malam.
Ia menjelaskan penangkapan pelaku merupakan tindak lanjut, setelah pihaknya menerima laporan warga atas kasus pembacokan yang terjadi di kawasan perumahan Keuskupan, dok II Jayapura.
"Piket Polsek Jayapura Utara menerima laporan tentang adanya kasus penganiayaan yang terjadi di kompleks Keuskupan Dok II Jayapura dan selanjutnya mendatangi TKP namun korban sudah dievakuasi," kata dia.
Saat dilakukan pengembangan, kata dia pelaku akhirnya ditangkap tanpa perlawanan di rumahnya di kawasan perumahan Keuskupan.
"Proses penangkapan berjalan lancar, saat ini pelaku sudah diamankan di Mapolsek Jayapura Utara guna pemeriksaan lebih lanjut," ujarnya.
Ia menambahkan belum mengetahui pasti penyebab pembacokan itu, mengingat pelaku masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik Unit Reskrim Polsek Jayapura Utara.
Berita Terkait
-
Pelapor Tapol Papua Surya Anta Cs Hanya Bermodal Video di Medsos
-
Mobil Patroli Ditembaki di Tembagapura, Satu Polisi Terluka
-
Sopir Tewas Dituduh Tabrak Babi, DPRD Dogiyai Minta Maaf
-
Terancam Hukuman Mati, Kejanggalan Peradilan Bagi Mispo Si Anak Papua
-
Baku Tembak di Papua, Warga Sipil Disebut Turut Jadi Korban
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Cegah Kelelahan dan Dominasi Elit, Titi Anggraini Desak Pemisahan Pemilu Nasional-Daerah
-
Kepala Daerah dan PPPK Tak Perlu Khawatir, Pelaksanaan Pasal 146 UU HKPD Akan Diatur Melalui UU APBN
-
Prabowo di KTT ASEAN: Dunia Sedang Genting, BIMP-EAGA Harus Lebih Adaptif dan Berdampak
-
Dari Jombang hingga Pati: Mengapa Ponpes Terus Menjadi Titik Merah Predator Seks?
-
Sesumbar Donald Trump Usai 3 Kapal Perang AS Dibombardir Iran di Selat Hormuz
-
Skenario Jahat Zionis Israel Terkuak! Ciptakan Krisis Malnutrisi di Gaza
-
Viral Tampilan Sederhana Sultan Brunei Saat Wisuda Anak, Netizen: Tapi Jamnya Rp2,3 Miliar
-
Era Baru Dimulai, Robot Rp234 Juta Disumpah Jadi Biksu Buddha
-
Hantavirus Tewaskan 3 Orang, Bakal Jadi Pandemi? Ini Penjelasan Resmi WHO
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional