Suara.com - Manajemen Hotel Des Indes menyebut ada sekitar 30 tamu dan tiga staf pelayan yang berada dalam acara Latin Dance di Paloma Bistro, Menteng, Jakarta Pusat yang diduga menjadi awal mula WNI berusia 31 tahun tertular virus corona dari WNA asal Jepang.
Namun, acara tersebut digelar bukan pada hari Valentine melainkan sehari setelahnya yakni 15 Februari 2020 malam.
Manajer Hotel Des Indes, Darmawiharto menjelaskan total ada 63 karyawan yang bekerja di sana. Namun, hanya ada tiga karyawan yang kebetulan tengah melayani para tamu pada acara Latin Dance malam itu.
"Saya tidak hitung kurang lebih 30 orang (tamu) yang ikut (Latin Dance)," kata Darmawiharto saat jumpa pers di Hotel Des Indes, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (3/3/2020).
Darmawiharto mengklaim setelah adanya pemberitaan yang menyebut WNI tertular virus corona dari WNA Jepang saat menghadiri acara dansa di Paloma, 63 karyawan pun telah diperiksa dan diwawancarai oleh Dinas Kesehatan.
Darmawiharto menyampaikan kepada Dinkes bahwa sejak 15 Februari hingga kabar WNI diduga tertular virus corona di Paloma tidak ada satu pun karyawannya yang sakit atau terindikasi gejala virus bernama resmi Covid-19 tersebut.
"Sehingga kami yakinkan tempat kami aman. Dikuatkan dengan karyawan kami sekitar 63 orang sampai saat ini tidak ada izin untuk tidak masuk kerja karena sakit," katanya.
Sebelumnya diberitakan, dua WNI dinyatakan positif terinfeksi virus corona. Keduanya yang merupakan warga Depok, Jawa Barat saat ini dirawat di ruang isolasi di RSPI Dr Sulianti Saroso, Jakarta.
Kedua WNI yang terinfeksi adalah seorang ibu berusia 64 tahun dan anaknya berusia 31 tahun.
Baca Juga: Pemerintah Depok Ambil Tindakan Setelah Warganya Terkena Corona
Infeksi tersebut berawal saat sang anak yang merupakan guru dansa mengikuti pertemuan klub dansa di salah satu klub di Jakarta.
Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengatakan, pasien menghadiri acara klub dansa yang dihadiri oleh peserta internasional pada 14 Februari 2020 atau bertepatan dengan perayaan Hari Valentine.
Saat acara tersebut, ia berdansa dengan seorang WN Jepang yang merupakan teman dekatnya.
"Kenanya karena dia guru dansa, dia berdansa dengan teman dekatnya kalau nggak salah 14 Februari," kata Terawan di RSIP Dr Sulianti Saroso, Jakarta, Senin (2/3/2020).
WN Jepang itulah yang menularkan virus corona. Saat WN Jepang kembali ke Malaysia, ia dinyatakan positif terinfeksi virus corona dan saat ini dirawat di Malaysia.
Berikut kronologi lengkap WNI yang tertular virus corona:
Berita Terkait
-
Pakai APD Lengkap, Amigos Resto Kemang Mulai Disterilisasi Petugas Dinkes
-
Corona Masuk Indonesia, Formula E Jakarta Jalan Terus
-
Pemerintah Depok Ambil Tindakan Setelah Warganya Terkena Corona
-
24 Warga Bandung Dalam Pemantauan Dugaan Suspect Virus Corona
-
Tumpukan Masker Ditimbun di Hotel Makassar, Diduga Mau Dikirim ke Australia
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Bulog Raih Penghargaan BUMN Entrepreneurial Marketing Awards (BEMA) di Jakarta Marketing Week 2026
-
DPR Soroti Langkah Pemerintah Gandeng Homeless Media: Jangan Sampai Timbulkan Konflik Kepentingan
-
Penembak Acara Gedung Putih Ternyata Marah soal Iran, Donald Trump Jadi Target Utama
-
Nama Djaka Budi Utama Masuk Surat Dakwaan Kasus Bea Cukai, KPK Akan Telusuri Keterlibatannya?
-
Di Balik Ledakan Belanja Online, Mengapa Transisi Kemasan Ramah Lingkungan Masih Berliku?
-
Gus Ipul Wanti-wanti Pengelola Sekolah Rakyat: Jangan Sampai Aset Negara Jadi Masalah
-
Harga Minyak Dunia Anjlok 6 Persen Usai Ketegangan AS-Iran di Selat Hormuz Mereda
-
Studi Ungkap Gunung Berapi yang Tidur Ribuan Tahun Ternyata Bisa Tetap Aktif: Mengapa?
-
Menaker: Sertifikasi Kompetensi Jadi Bukti Formal Penting Bagi Lulusan Magang
-
6 Fakta di Balik Bebasnya Piche Kota Indonesian Idol dari Tahanan Kasus Dugaan Pemerkosaan