Suara.com - Seorang laki-laki asal Bandar Country Homes, Rawang, Selangor, Malaysia, diciduk usai tepergok mencuri celana dalam perempuan melalui CCTV.
Seperti dikutip dari World of Buzz, Jumat (6/3/2020), penangkapan berawal ketika korban merasa celana dalamnya sering raib dari jemuran.
Gara-gara kecurigaan tersebut, dia pun memasang kamera pengintai alias CCTV di sekitar lokasi jemuran. Tentunya, fokus ke jemuran dia.
Hasilnya: CCTV merekam geliat seorang laki-laki yang tengah mengambil celana dalamnya di siang bolong. Dalam rekaman, pelaku menggunakan sarung tangan saat melibas celana dalam.
"Beberapa bulan silam, dia (korban) menyadari pakaian dalamnya sering hilang. Kemudian, dia mengecek CCTV. Benar saja ada seorang pria langsing menggunakan topi. Dia mencuri celana dalam korban," ujar Arifai Tarawe, asisten komisaris polisi setempat.
Berdasarkan informasi dari Harian Metro, korban telah membuat laporan ke polisi. Dia mengaku rugi sekitar 600 Ringgit Malaysia atau sekitar Rp 2 juta.
Arifai Tarawe mengatakan pelaku kini sudah ditahan. Dia tidak memiliki rekam jejak kriminal. Kini kasus tersebut sedang dalam tahap investigasi.
Berita Terkait
-
Wabah Corona: Malaysia Tutup Sistem Autogate di Seluruh Pintu Masuk Negara
-
Hits: Han Ye Seul Lelah Melajang, Buktikan Cinta Lewat Seteko Boba
-
Ikuti Vietnam, 4 Negara Asia Tenggara Ini Berhasil Sembuhkan Pasien Corona
-
Kotor Banget, Turis Jerman Mau Santai Malah Berujung Bersihin Pantai
-
Kocak, Lelaki Ini Gunakan Celana Dalam Segitiga Sebagai Pengganti Masker!
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara