Suara.com - Seorang pria bernama T Rezal Saputra yang tinggal di Aceh menjadi sorotan publik. Sebab, dia dinilai sabar merawat sang istri, Fitri Wahyuni yang divonis mengidap kanker otak.
Rezal kerap kali membagikan kisahnya dalam merawat sang istri melalui akun Instagram miliknya @pon.citra.
Ia sering mengunggah video-video berisi aktivitasnya saat merawat istri dan juga anak tunggalnya yang baru berusia tiga tahun.
Rezal terpaksa berhenti bekerja demi merawat sang istri tercinta. Pasalnya, kedua orang tua sang istri sudah tak mampu merawatnya lantaran sedang sakit.
Hari demi hari ia lewati dengan membantu sang istri. Mulai dari memotong kuku, memijat kepala, memberi losion, hingga memotong rambut sang istri yang mulai mengalami kerontokan akibat kemoterapi.
Semua aktivitas harian itu ia unggah dalam media sosial miliknya. Ternyata, ia memiliki tujuan tersendiri dengan mengunggah video-video berisi aktivitasnya itu.
"Tujuan saya supaya anak saya nanti kenal yang mana ibunya," kata Rezal dikutip dari Makassar.Terkini.id -- jaringan Suara.com, Senin (9/3/2020).
Beragam pengobatan telah dijalani oleh istrinya. Rezal juga selalu mendampingi sang istri saat menjalani pengobatan hingga keluar kota demi kesembuhan sang istri.
Rezal bercerita, penyakit sang istri baru ketahuan setelah istrinya melahirkan putri tunggal mereka. Kala menyusui anaknya, sang istri sering mengeluhkan sakit kepala.
Baca Juga: Kelewat Receh, Komentar Netizen Soal 'Goreng Kekuningan' Ini Bikin Ngakak
"Dibawa ke rumah sakit daerah, katanya ada sesuatu di kepalanya. Dibawa ke rumah sakit rekomendasi teman, hasilnya juga sama," ungkap Rezal.
Setelah itu, istrinya menjalani operasi pengangkatan 'benda asing' di kepalanya itu. Letaknya berhimpitan dengan batang otaknya.
Meski demikian, pengobatan harus terus dilakukan. Sebab, masih ada sisa 'benda asing' di kepalanya sehingga perjuangan sang istri melawan penyakit itu belum juga selesai.
Kisah mengharukan perjuangan Rezal dan sang istri membuat publik terharu. Berbagai dukungan dan bantuan terus mengalir ke keluarga kecil Rezal itu.
Hingga istri gubernur Aceh nonaktif Darwati A Gani sempat hadir menjenguk mereka di lokasinya beberapa minggu lalu.
Berita Terkait
-
Sabang Marine Festival Batal Sementara karena Wabah Virus Corona
-
Hindari Virus Corona, Warga Aceh Barat Diminta Banyak Doa dan Zikir
-
5 Hektar Ladang Ganja di Aceh Dimusnahkan
-
Dinkes Aceh Barat: Virus Corona Bisa Sembuh Asal Rajin Berwudhu
-
Harga Jual Tembus Rp 2,4 Juta, Warga di Aceh Ramai-ramai Jual Emas
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?