News / Nasional
Senin, 09 Maret 2020 | 20:13 WIB
Jubir Pemerintah Untuk Penanganan Covid-19 (Corona) Achmad Yurianto di Kantor Presiden, Jakarta Pusat. (Suara.com/Ummi HS).

Suara.com - Juru Bicara Pemerintah Penanganan virus corona atau Covid-19 Achmad Yurianto mengumumkan bahwa sejauh ini ada 19 orang yang positif terinfeksi virus. Ada tambahan 13 pasien baru, kata Yurianto pada Senin (9/3/2020).

Bersamaan dengan itu, tagar #TergagapCorona menggema di lini masa Twitter.

Pantauan Suara.com, tagar #TergagapCorona mulai masuk dalam daftar trending topik di Twitter pada Senin (9/3/2020) siang. Tagar itu telah dipakai dalam lebih dari 18 ribu kicauan warganet.

Rata-rata warganet menyoroti bertambahnya pasien positif corona di Indonesia. Mereka ramai-ramai membuat unggahan berupa tangkapan layar tentang berita bertambahnya pasien positif corona.

Seperti unggahan yang dibuat @ramdanpurnamaa berikut ini.

"Indonesian people 2 bulan yang lalu: Halah Virus Corona mah gada apa apanya buat kita

Indonesian people right now : Pemerintah gobl*g gak bisa nyegah penyebaran virus Corona #TergagapCorona".

Tagar #TergagapCorona Bergema (twitter)

Ada juga warganet yang mengunggah foto screenshot dari peta penularan virus corona milik Johns Hopkins.

"Udah nambah lagi aja. Semoga secepatnya pulih Amin," tulis @hisyamfakhrudin.

Baca Juga: Bertemu Anies, 2 Calon Pengganti Sandiaga Serahkan Berkas Pencalonan

Warganet lain mengomentari longgarnya pemeriksaan di bandara yang dianggap memudahkan penyebaran virus.

"Nambah 13 kasus, jadi 19 yg positif virus corona. Kebanyakan kasusnya penularan langsung dari luar negeri. Beberapa waktu yg lalu saya posting cerita temen tentang pemeriksaan di bandara yg terlalu longgar, beginilah jadinya. #TergagapCorona," cuit @Vicky_erFu.

Cuitan warganet dengantagar #TergagapCorona (Twitter)

Untuk diketahui, terdapat 19 orang berdasarkan update data pasien terinfeksi virus corona yang berada di Indonesia hingga, Senin (9/3/2020) pukul 17.00 WIB.

"Kami konfirmasi hingga hari ini pasien yang positif berjumlah 19 orang,” kata Juru Bicara Pemerintah untuk virus corona Achmad Yurianto di Istana Negara, Senin (9/3/2020).

Diantaranya, dua pasien baru tersebut merupakan warga negara asing (WNA).

Yurianto menjelaskan ada 2 orang warga negara asing yang juga ikut dirawat di Indonesia. Namun dia merahasiakan kewarganegaraan mereka.

Load More