Suara.com - Sopir bus TransJakarta diduga memiliki andil dalam kejadian tabrakan bus dengan mobil pribadi yang berpenumpang istri Irjen Boy Rafli Amar. Akibatnya sopir TJ telah diberhentikan sementara.
Hal ini diungkap oleh Corporate Secretary PT TransJakarta Nadia Diposanjoyo. Ia menyebut sopir bus telah dilarang untuk bekerja sementara waktu, sambil menunggu penyelidikan dari pihak kepolisian.
"Pengemudi diberikan sanksi berupa setop operasi," ujar Nadia dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Senin (10/3/2020).
Selain itu, ada juga sanksi administrasi yang menanti pengemudi. Meski tak menjelaskan sanksi yang dimaksud, hukuman akan dijatuhkan setelah hasil penyelidikan rampung.
"Sanksi administrasi akan diberikan setelah proses penyidikan selesai dilakukan," jelasnya.
Karena itu, Nadia menyatakan pihaknya akan menyerahkan kejadian ini kepada kepolisian. Nadia tak memberikan keterangan lebih lanjut soal kondisi pengemudi dibawa ke kantor polisi atau tidak.
Namun, ia menyatakan bus yang ikut ringsek itu sudah dibawa kepolisian. Sementara pihaknya mengerahkan bus pengganti untuk membawa penumpang.
"Hasil investigasi kami serahkan kepada pihak yang berwajib.”
Baca Juga: Tabrak Mobil Istri Irjen Boy Rafli, Sopir TransJakarta Berpotensi Tersangka
Tag
Berita Terkait
-
Tabrak Mobil Istri Jenderal, TransJakarta: Bus Melaju Kencang Sendiri
-
Tabrak Mobil Istri Irjen Boy Rafli, Sopir TransJakarta Berpotensi Tersangka
-
Korban yang Ditabrak Bus TransJakarta Ternyata Istri Irjen Boy Rafli
-
Mantan Kapolda Papua Kunjungi Wanena dan Korban Kerusuhan
-
Sidang Disertasi Irjen Boy Rafli di Unpad, Angkat Integrasi Manajemen Media
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Suap Ketua BEM UBK Coreng Wajah Gerakan Mahasiswa, Aktivisme Bayaran Jadi Penyakit Akut
-
Dini Hari Mencekam di Duren Sawit: Api Lahap Warung Kelontong, 18 Jiwa Nyaris Terpanggang
-
Anak Sekolah Rawan Terinjak di Demo Makan Gratis Batam: Siapa yang Harus Diseret ke Hukum?
-
Kecelakaan Truk di Flyover Tomang, Material Besi Berserakan Lumpuhkan Jalur
-
Israel Panik Ketegangan AS-Iran Mereda, Sebut Pejanjian Damai akan Untungkan Hizbullah
-
Wall Street Panik Ditinggal Gen Z? Eks Gubernur New York Dorong Saham AS Mudah Dibeli Warga Global
-
Prabowo Kunker ke Gorontalo Hadiri Puncak PENAS Petani dan Nelayan XVII 2026
-
Implementasi 'Menambang dengan Hati', NHM Sukses Fasilitasi Operasi Jantung Warga Doro di Jakarta
-
Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
-
Polda Jabar Libatkan Ahli Kejiwaan untuk Dalami Kondisi Psikologis Taufik Hidayat