Suara.com - Dua mobil terbakar di kawasan Kayu Putih, Pulogadung, Jakarta Timur, Kamis dini hari. Petugas pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjinakan si jago merah.
Kepala Seksi Operasional Damkar Jakarta Timur Gatot Sulaeman mengatakan dua mobil tersebut terbakar diduga karena lemparan bom molotov. Hal ini dikarenakan di lokasi kejadian petugas menemukan dua botol bir dengan sumbu yang serupa bom molotov dalam garasi.
"Dua unit mobil sedan dalam garasi terbakar. Dugaan penyebab bom molotov, karena ditemukan dua botol bir dengan sumbu," kata Gatot Sulaeman seperti diberotakan Antara, Kamis (12/3/2020).
Peristiwa itu dilaporkan oleh warga kepada Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur pukul 01.48 WIB.
Sebanyak dua unit mobil mewah bernomor polisi B 2238 ATI dan B 2395 STM yang terparkir dalam garasi rumah Jalan Bangunan Barat 36 L RT010 RW005, Kayu Putih terbakar.
Pemilik kendaraan atas nama Halim (78) berikut lima orang keluarganya dilaporkan selamat dalam kejadian itu.
"Isinya satu kepala keluarga, enam jiwa. Korban nihil," kata Gatot pula.
Namun kerugian materi akibat peristiwa itu ditaksir berkisar Rp 500 juta akibat kerusakan mobil.
Sejak laporan kejadian diterima, kata Gatot, sebanyak empat unit tim evakuasi dikerahkan menuju lokasi kejadian.
Baca Juga: Kebakaran di Mal Pelayanan Publik Siola Surabaya, Pengunjung Panik
Api berhasil dipadamkan petugas sekitar pukul 02.20 WIB.
Kasat Reskrim Polresto Jakarta Timur AKBP Hery Purnomo yang dihubungi melalui sambungan telepon terkait kejadian itu, belum memberikan jawaban. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Anggota DPRD DKI beberkan kondisi memprihatinkan Flyover Pesing