Suara.com - Kantor Perdana Menteri Malaysia menyarankan pada penceramah untuk mempersingkat khutbah salat Jumat. Hal ini untuk mencegah penularan virus corona atau Covid-19.
Hal itu disampaikan Menteri Kantor Perdana Menteri Hal Ehwal Agama, Datuk Seri Dr Zulkifli Mohamad Al-Bakri usai menghadiri Majelis Tausiyah AM agensi agama di Masjid Tuanku Mizan Sultan Zainal Abidin di Putrajaya, Kamis (12/3/2020).
Zulkifli meminta si penceramah untuk menyampaikan poin yang hendak disampaikan.
Dalam kertas kerja, Zulkifli menyarankan agar jamaah mengambil wudlu di rumah dan pihak masjid diminta menyediakan masker dan cairan pembasmi tangan sebagai langkah pencegahan.
“Mereka yang mengalami simptom Covid-19 tidak perlu hadir salat Jumat karena termasuk dalam golongan orang yang sakit,” katanya.
Lebih lanjut, ia menilai warga yang dinyatakan positif Covid-19 dibolehkan tidak mengerjakan salat Jumat tetapi diganti dengan salat zuhur di rumah masing-masing.
Selain itu Zulkifli juga menyarankan mengadakan perbincangan dengan Majelis Fatwa berhubung nikah kawin dan pengurusan mayat yang terkena Covid-19. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas
-
Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo
-
PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah
-
Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor
-
Kritik Pedas Idrus Marham: Komunikasi Menteri Prabowo Jeblok, Kebijakan Bagus Malah Salah Paham!
-
Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja
-
Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura
-
Komisi III DPR RI Gelar RDPU Terkait Dugaan Korupsi Videografer Amsal Sitepu
-
Serangan AS-Israel di Bandar Khamir Tewaskan 5 Warga Iran, Teheran Balas Hantam Fasilitas Aluminium
-
Presiden Prabowo Bertolak ke Jepang, Bahas Investasi hingga Temui Kaisar Naruhito