Suara.com - Suasana Rumah duka Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Kiagus Rahmat Badaruddin, mulai dipadati para pelayat, Sabtu (14/3/2020), sekitar pukul 17.09 WIB. Rumah duka berada di di Jalan Tebet Timur III, Jakarta Selatan.
Sejumlah karangan bunga bela sungkawa dari sejumlah pejabat sudah menghiasi di sekitar rumah duka. Salah satunya dari Menteri Sekretaris Negara Pratikno.
BErdasarkan pantuan Suara.com, pejabat negara yang sudah tiba di rumah duka diantaranya MenpanRB Tjahjo Kumolo dan Kepala BNPT Komjen Suhardi Alius. Suhardi nampak turut menggunakan masker dalam melayat ke rumah duka.
Tjahjo pun menyampaikan duka citanya, kepada almarhum Kiagus. Dimana Tjahjo cukup mengenal lama sosok Kiagus.
"Saya cukup lama kenal dengan beliau. Waktu saya sebagai mendagri juga sering rapat dengam PPATK. Kami cukup terkejut beliau cepat dipanggil. Beliau adalah sosok pekerja keras yang punya prinsip dan pendirian. Memang selalu ingin terbuka," kata Tjahjo di lokasi.
Ketika ditanya terkait diangnosa penyakit Kiagus, Tjahjo belum mengetahui. Dirinya lebih meminta mengkonfirmasi langsung kepada pihak keluarga atau rumah sakit.
"Silakan tanya kepada keluarga. Tadi siang dapet wa dari salah satu teman. Kalau yang kami dengar sebelumnya memang sudah sempat dirawat di dua rumah sakit," tutup Tjahjo.
Untuk diketahui, Kiagus meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Persahabatan, Jakarta Timur, Sabtu (14/3/2020) pagi. Pemerintah memastikan Kiagus negatif terjangkit virus Corona atau Covid-19.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Juru Bicara Wabah Virus Corona di Indonesia Achmad Yurianto ketika ditanyakan oleh awak media. Kiagus disebut telah menjalani pemeriksaan dan hasil yang muncul ialah negatif.
Baca Juga: Peneliti: Gejala Virus Corona Membutuhkan Waktu 5 Hari untuk Muncul
"Jam dua negatif Covid19," kata Achmad di Kantor Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta Timur.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
-
Pemain Liga Inggris Rp596 M Punya Nenek Kelahiran Semarang, Bisa Dinaturalisasi?
-
Indonesia-Thailand Luncurkan Roadmap Kemitraan Strategis 2026-2030
-
Review Home School: Saat Belajar di Sekolah Tak Harus Lewat Buku Pelajaran
-
18 Bank Segera Bangkrut, Ini Bocoronnya
-
XL Ultra 5G+ Rebut Takhta Jaringan Terbaik di Indonesia, Kecepatan Tembus 500 Mbps!
-
7 Sisi Gelap Zodiak Scorpio Saat Marah dan Cemburu, Emosinya Sulit Ditebak
-
Kemiren Lawan Komersialisasi Budaya Lewat Wirausaha UMKM Berkelanjutan
-
Hino Indonesia Perkuat Kolaborasi Pendidikan Vokasi di GIIAS 2026
-
Dua Kabar Baik untuk Bulog: Margin Fee Naik dan Bunga Kredit Turun, Laba Diproyeksi Rp1,14 Triliun