Suara.com - Aktivis dan pengacara HAM Veronica Koman memberikan apresiasi pada Gubernur DKI, Anies Baswedan dan Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo. Veronica Koman bahkan menganggap kerja dua kepala daerah itu lebih baik daripada langkah Presiden Jokowi dalam menangani corona.
"Gubernur Jakarta dan Wali Kota Solo dalam menangani krisis Covid-19 lebih baik daripada Presiden Indonesia sejauh ini" seperti dikutip dari cuitannya.
Cuitan Veronica Koman yang diunggah pada Sabtu (14/3/2020) itu mendapatkan berbagai respon warganet, seperti:
"Setuju dengan statement ini," komentar akun @lowlife_anon.
"Sebagai informasi, presiden adalah mantan Gubernur Jakarta dan mantan Wali Kota Solo, betapa kebetulannya," sahut akun @rhezanpp_
Langkah Solo dan Jakarta
Pemerintah Kota (Pemkot) Solo menetapkan Kejadian Luar Biasa (KLB) Corona.
Penetapan tersebut berdasarkan hasil rapat yang digelar pada Jumat (13/3/2020) malam di Loji Gandrung.
Dalam keputusan yang ditetapkan, semua kegiatan keramaian dan sekolah yang ada di wilayah tersebut dihentikan atau diliburkan hingga 14 hari mendatang.
Baca Juga: Masuk dalam Perkiraan BIN, Benarkah Super Spreader Corona Betul-betul Ada?
Untuk diketahui, sebelumnya Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo telah menyatakan semua kegiatan belajar mengajar di sekolah diliburkan. Kebijakan tersebut pun bisa diperpanjang menyesuaikan dengan perkembangan situasi.
"Untuk jenjang SMA tetap masuk karena sedang ada ujian," kata Rudy seperti diberitakan Solopos.com-jaringan Suara.com pada Jumat (13/3/2020).
Selain meliburkan sekolah, pihaknya juga menunda sejumlah agenda yang digelar dalam waktu dekat.
Selain Solo, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan juga mengambil tindakan pencegahan penularan virus Corona atau Covid-19. Anies Baswedan menegaskan meminta seluruh pihak sekolah meliburkan anak didiknya selama dua pekan mulai Senin (16/3), besok.
Penghentian kegiatan belajar mengajar itu dihentikan guna mengantisipasi penyebaran virus corona alias COVID-19 di Jakarta.
Tak hanya sekolah, Anies Baswedan juga menutup semua tempat hiburan dan wisata yang dikelola Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.
"Itu artinya, Ancol tutup, Ragunan tutup, Monas tutup, musuem yang dipegang oleh DKI tutup," ujar Anies di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (13/3/2020).
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Keterlibatan TNI Urus Pangan Jadi Sorotan, Prabowo Sebut Langkah Strategis bagi Negara
-
Komisi X DPR Dorong Gaji Guru Minimal Rp 5 Juta, Respons Pernyataan Prabowo soal Kebocoran Anggaran
-
Siswa SD-SMP Batam Aksi Dukung MBG, DPR: Kemendikdasmen Selidiki Dugaan Mobilisasi Massa
-
Bobby Nasution Hadiri Peresmian 1.151 Km Jalan Inpres, Empat Ruas di Sumut Turut Diresmikan
-
Kasus YTR Berbuntut Desakan Hukuman Kebiri, DPR Minta Polisi Telusuri Korban Lain
-
Bantah Mobilisasi Massa Demo Pro MBG, Bakom RI: Itu Tidak Benar!
-
Selly Gantina Kecam Aksi Biadab Pacar Sekap Perempuan 3 Tahun di Bandung: Tak Boleh Ada Impunitas
-
Jelang 500 Tahun Jakarta, DPRD Minta Aspirasi Warga Jadi Prioritas Pembangunan
-
Bawa Puluhan Bukti! Koalisi Gugat Perjanjian Dagang RI-AS yang Dinilai Tabrak Konstitusi
-
Hotman Paris Pakai Tongkat ke Singapura, Bawa Amanah Rp500 Juta dari Bos Mayapada untuk Yuvita