Suara.com - Satu orang Warga Negara Indonesia (WNI) dinyatakan terinfeksi virus corona atau COVID-19 di Arab Saudi per Senin (16/3/2020) ini. WNI tersebut menjadi satu di antara 15 orang kasus baru yang diumumkan Kementerian Kesehatan Arab Saudi.
Kementerian Kesehatan Arab Saudi melalui akun twitternya melaporkan bahwa ada 15 kasus baru yang terdiri dari dua warga Riyadh, seorang warga Filipina, dan seorang WNI.
Mereka dikabarkan telah melakukan kontak dengan kasus-kasus sebelumnya dan saat ini mereka dikarantina di sebuah fasilitas medis di Riyadh.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri RI Teuku Faizasyah mengatakan pihaknya sudah mengetahui kabar tersebut. Kekinian pihaknya tengah mengikuti perkembangan seorang WNI tersebut.
"Sejauh ini kita ikuti hal tersebut dari pengumuman resmi pemerintah Saudi," kata Faizasyah saat dikonfirmasi, Senin (16/3/2020).
Namun, dia mengaku belum mengetahui identitas seorang WNI tersebut karena informasi hanya akan disampaikan melalui kementerian kesehatan antar negara bukan melalui kementerian luar negeri.
"Sebagai catatan, informasi mengenai data seseorang yang confirm covid-19 akan disampaikan dari kemkes negara tempat kejadian ke kemkes kita (melalui contact person) untuk keperluan tracking, jadi secara protokol tidak melalui kemlu, tidak juga melalui KBRI," ucapnya.
Sementara itu, 11 pasien lainnya terdiri dari 5 warga lokal Saudi, 1 pria WN Saudi yang baru datang dari Iran, 1 pria WN Saudi yang baru datang dari Mesir, 1 pria WN Saudi yang baru datang dari Swiss, 1 pria WN Saudi yang baru datang dari Inggris, dan 1 perempuan WN Saudi yang baru datang dari Irak.
Baca Juga: Jokowi: Pemda yang Mau Buat Kebijakan Covid-19 Harus Ajak Pusat
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
50 Santriwati Dicabuli, Komnas HAM Desak Polisi Jerat Kiai di Pati Pakai UU TPKS
-
Kader PSI Bro Ron Jadi Korban Pemukulan, Ahmad Ali: Siapapun Pelakunya Harus Bertanggung Jawab
-
Respons Kapolri Soal Reformasi Polri, Siap Tindak Lanjuti Rekomendasi di Depan Prabowo
-
Misteri Isi 10 Buku Reformasi Polri, Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat dan Jabatan Dibatasi
-
Hapus Jejak Masa Lalu! Ketua Komisi XIII DPR Setuju Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM
-
Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya
-
Tak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden
-
33 Tahun Tanpa Keadilan, Kasus Marsinah Disebut Jadi Alarm Bahaya Kebangkitan Militerisme
-
KPK Periksa Eks Staf Ahli Menhub Terkait Dugaan Suap Proyek Jalur Kereta
-
Partai Buruh Kritik Sistem Pemilu Berbiaya Tinggi: Hanya Pemilik Modal dan Massa Besar yang Bertahan