Suara.com - Badan Kepegawaian Negara (BKN) mengumumkan akan menunda pelaksanaan tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) sebagai salah satu syarat tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Penundaan SKB dilakukan guna mencegah penyebaran virus corona baru Covid-19.
Pengumuman tersebut disampaikan langsung oleh akun resmi BKN @BKNgoid. Akun tersebut mengunggah pernyataan dari Kepala BKN Bima Haria Wibisana dalam akun media sosialnya.
"Pelaksanaan SKB rencananya akan ditunda beberapa saat sebagai bagian dari tindakan pencegahan Covid-19 yang dilaksanakan oleh pemerintah," tulisnya seperti dikutip Suara.com, Selasa (17/3/2020).
Dalam jadwal tahapan CPNS, pelaksanaan SKB seharusnya dilakukan pada 25 Maret hingga 10 April 2020. Namun, pelaksanaan SKB akan ditunda hingga ada pemberitahuan selanjutnya.
Meski demikian, pengumuman hasil Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) akan dilakukan sesuai jadal, yakni pada 22 hingga 23 Maret 2020.
"Pengumuman hasil tes SKD tetap akan dilaksanakan sesuai jadwal," ungkapnya.
Tak hanya itu, kegiatan verifikasi dan validasi (verval) kebutuhan ASN yang semula akan dilakukan di Kantor Pusat BKN pada 16 hingga 24 Maret 2020 juga dibatalkan. Sebagai gantinya, proses verval akan dilakukan secara online.
Kegiatan verval tersebut dilakukan untuk memvalidasi usul kebutuhan ASN tahun 2021 dan memverifikasi rencana pemenuhan kebutuhan ASN 2020.
Baca Juga: Ini Beda Istilah 'Social Distancing' dan 'Lockdown' Hadapi Virus Corona
Berita Terkait
-
Ini Beda Istilah 'Social Distancing' dan 'Lockdown' Hadapi Virus Corona
-
Dampak Virus Corona, Konser One Ok Rock di Jakarta Resmi Ditunda
-
Operator Telekomunikasi Buka-bukan Soal Dampak Virus Corona
-
Pemkot Magelang Hentikan Surat Menyurat Pakai Kertas Selama Wabah Corona
-
Gawat! Kasus Corona Covid-19 di Dunia Sudah Lebih Parah daripada di China
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
Terkini
-
Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD
-
Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..
-
Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya
-
Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat
-
Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
-
Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia
-
Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!
-
Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia
-
Tolak SPPG di Dalam Kampus, UMY Usul Fokus Jadi Mitra Kajian Program MBG
-
'Kode Merah' di Balik Room VIP: Bareskrim Bongkar Modus Narkoba di B-Fashion dan The Seven Jakbar