Suara.com - Setelah sehari sebelumnya diberikan sosialisasi serta pemahaman tentang pentingnya menjaga kebersihan diri, drivar ojek online (ojol) yang keseharianya beroperasi di Kota Denpasar disemprot disinfektan.
Kegiatan yang juga merupakan langkah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran Virus Corona (Covid-19) ini dilaksanakan oleh Dishub Kota Denpasar di Kawasan Lapangan Niti Mandala, Minggu (22/3).
Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Denpasar Dewa Gede Rai, mengatakan bahwa pengojek daring memiliki mobilitas yang sangat tinggi. Sebab, dalam aktivitasnya memungkinkan terjadinya kontak langsung dengan banyak orang. Sehingga guna meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran Virus Corona maka hari ini dilaksanakan penyemprotan disinfektan kepada pengemudi dan kendaraannya.
“Sehari sebelumnya sudah kami berikan pemahaman untuk tidak bergerombol atau sosial distancing, serta selalu menjaga kebersihan diri dengan berbekal Hand Sanitizer sebelum dan sesudah mengantar pesanan atau penumpang, hari ini kita langsung semprotkan disinfektan,” ujar Sriawan seperti dilansir dari Beritabali.com--jaringan Suara.com.
Sriawan mengatakan bahwa penyemprotan ini dilaksanakan dengan menyasar kendaraan, tas ramah lingkungan serta jaket pengendara. Sehingga diharapkan dapat menjaga kesehatan pengendara ojol dan memberikan jaminan rasa aman bagi masyarakat yang menggunaka jasa mereka.
Dia berharap penyemprotan disinfektan ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan. Baik secara mandiri dilaksanakan oleh pengendara ojek online atau melaksanakan secara kolektif bersama Dinas Perhubungan Kota Denpasar.
“Kami mengimbau untuk tetap menjaga kesehatan dengan menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan selalu membekali diri dengan Hand Sanitizer untuk menciptakan keamanan dan kenyemanan serta sebagai upaya dini mencegah penularan Virus Corona,” kata dia.
Tag
Berita Terkait
-
Suasana Masjid Al-Aqsa Setelah Ditutup karena Corona
-
Satu Pegawai Kantor Pusat BCA Positif Corona
-
Stafsus Milenial: Info Baik Soal Corona Sebarkan, Kalau Hoaks Setop di Anda
-
Primajasa Bantah Ada Awak dan Penumpang Bus yang Dikarantina
-
Serukan Kerja dari Rumah, Menhan Prabowo: Kami Tidak Mau Otoriter
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan