Suara.com - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto meminta agar masyarakat menaati kebijakan pemerintah pusat dan daerah soal pemberlakuan bekerja dari rumah setelah penutupan perkantoran demi mengantisipasi penularan virus Corona alias COVID-19.
Hal itu disampaikan Prabowo melalui live streaming yang disiarkan di akun Facebook milik Jubir Menhan Dahnil Anzar Simanjuntak, Senin (23/3/2020).
Dalam video itu, Prabowo mengklaim upaya tersebut bukan karena pemerintah bersikap menjadi otoriter. Namun kata dia, imbauan agak keras itu dilakukan agar Covid-19 tidak semakin menyebar luas.
"Hal semacam ini membantu. Kami tidak mau otoriter. Banyak negara lain sangat keras, di Indonesia ini ingin kesadaran, self protection," kata dia.
Dia juga mengimba agar masyarakat bisa memanfaatkan kerja dari rumah atau Work From Home (WFH) serta belajar dari rumah dengan bijaksana. Demi mempersempit penyebaran virus Corona, Prabowo meminta masyarakat untuk tidak bepergian bahkan liburan di tengah mewabahnya Covid-19.
"Terutama diajak atau diimbau untuk kerja dari rumah, ya, di rumah. Bukan libur ke pantai," ucapnya.
Prabowo juga memberi masukan khususnya kepada orang tua yang memiliki anak dengan kebijakan belajar dari rumah. Menurutnya para orang tua bisa menyampaikan kepada sang anak bukan tengah liburan.
Tag
Berita Terkait
-
Dioperasikan Sore Ini, Pasien Gejala Ringan akan Diisolasi di Wisma Atlet
-
KPU Sleman Tunda Beberapa Tahapan Pilkada 2020 untuk Cegah COVID-19
-
Gojek dan Halodoc Luncurkan Konsultasi Online Check Covid-19
-
Staf Ratu Elizabeth II Dinyatakan Positif Corona saat Layani Sang Ratu
-
Berikan Alat Kesehatan ke Tenaga Medis, Prabowo: Kaulah Pahlawan Saat Ini
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
Terkini
-
Ciduk Kepala Pajak Banjarmasin Lewat OTT, KPK Sita Duit Tunai Lebih dari Rp1 Miliar
-
Buntut Siswa SD di NTT Bunuh Diri, Komisi X DPR Bakal Panggil Mendikdasmen Pekan Depan
-
Abraham Samad Akui Minta Prabowo Agar 57 Eks Pegawai Gagal TWK Abal-abal Kembali ke KPK
-
Kapolres Ngada Ungkap Kematian Bocah 10 Tahun di NTT Bukan Akibat Ingin Dibelikan Buku dan Pena
-
Pramono Optimis Transjabodetabek Rute Soetta Bakal Diserbu: Bayar Rp3.500, Siapa yang Nggak Mau?
-
Wamenko Otto Hasibuan Sebut Korporasi Kini Jadi Subjek Hukum Pidana, Dunia Usaha Wajib Adaptasi
-
Kepala Pajak Banjarmasin Mulyono Kena OTT KPK, Modus 'Main' Restitusi PPN Kebun Terbongkar
-
Terungkap! Abraham Samad Akui Diajak Menhan Sjafrie Bertemu Prabowo di Kertanegara
-
Kala Pramono Tawarkan Bantuan Armada Sampah untuk Tangsel ke Andra Soni
-
Abraham Samad Ungkap Pertemuan dengan Prabowo: Soal Perbaikan IPK Tidak Boleh Omon-omon