Suara.com - Sebuah foto di Twitter viral karena memperlihatkan potret seorang analis kesehatan laboratorium yang menjadi petugas pengecekan tes swab virus corona.
Warganet langsung berbondong-bondong memuji pengorbanan yang telah ia lakukan.
Foto tersebut diunggah langsung oleh sang suami yang akun Twitter-nya bernama @braddamamad.
"Ini istri gue, iya dia analis kesehatan laboratorium. Di saat orang-orang #dirumahaja dia ada di garda terdepan untuk swab pasien PDP [Pasien Dalam Pemantauan] ataupun suspect COVID-19 atau penyakit menular lainnya," tulis @braddamamad.
Pria penyuka tim sepakbola Persija Jakarta itu tampak bangga dengan tugas yang diemban oleh sang istri.
"Sample demi sample darah ia kerjakan dengan teliti sampai hasil itu keluar. Jasamu abadi istriku," katanya.
Belakangan diketahui sang istri yang bertugas sebagai analis tes swab corona itu bernama Arum Dwi Cahyanti. Sehari-hari ia bekerja di Rumah Sakit (RS) Sentra Medika Cisalak.
Usai cuitan tersebut viral, warganet pun berbondong-bondong memberikan apresiasi.
Salah satu di antaranya bahkan ada yang mengirim makanan untuk Arum, sang pejuang analis.
Baca Juga: Al Ghazali dan Giorgino Abraham Sampai Bawa-bawa Tara Basro, Kenapa Ya?
"Terima kasih sebesar-besarnya untuk kak @SAMASAMAPAK yang tiba-tiba DM minta alamat untuk mengirimkan makanan untuk para tenaga medis yang malam ini sedang bertugas. Saya dan istri mewakili teman-teman sejawat mengucapkan terima kasih," imbuh @braddamamad.
Apresiasi juga datang dari anggota DPD RI, Fahira Idris.
"Masya Allah, salam dan doa saya untuk istri tercinta. Semoga sehat-sehat selalu dan dalam lindungan Allah SWT. Al-fatihah," tulis Fahira Idris via akun Twitter-nya @fahiraidris.
Ada pula warganet yang ingin memberikan hadiah berupa tiket nonton bola, seperti yang diungkapkan oleh akun @veeola.
"Salam hormat untuk istrinya. Suatu saat bisa ajak nonton bareng Persija ya. There are two tickets for you," tulisnya.
Cuitan tersebut sampai saat ini telah dibagikan lebih dari 21 ribu kali dan memperoleh likes sebanyak 82 ribu.
Berita Terkait
-
Jejak Anggota DPRD Blora Ngamuk Tolak Tes Corona: Sempat Terjerat Korupsi
-
Pemerintah Diagnosis Covid-19 dengan Rapid Test, Apa Bedanya dengan Swab?
-
Pemeriksaan Massal Corona Covid-19 Tidak untuk Semua Orang, Ini Kriterianya
-
Hasil Tes Corona Staf McLaren, Roger Mayweather Meninggal
-
Mayweather Berkabung, Kutukan Siklus 40 Tahunan Olimpiade
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
Terkini
-
Potensi Chaos di Depan Mata? Sosiolog UGM Soroti Krisis Kepercayaan pada Negara
-
Bisakah Rumput Laut Menggantikan Plastik? Riset Indonesia Cari Jalan Keluar dari Krisis Sampah
-
Buntut Vonis Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, DPR Respons Desakan Revisi UU Peradilan Militer
-
Ada Demo Mahasiswa, Selain Bundaran HI Hindari 4 Ruas Jalan Ini
-
WALHI Kritik Kenaikan Tarif Transjakarta, Krisis Udara Ibu Kota Bakal Makin Parah
-
Jakarta Siaga Macet Hari Ini, Cek Jalur Alternatif Hindari Demo Mahasiswa di HI
-
Polisi Proses Hukum 2 ABH Penganiaya Bocah di RPTRA Senen: Satu Ditahan, Satu Wajib Lapor
-
Dorong Swasembada Kedelai, KDM Minta Petani Lakukan Ini
-
Sempat Absen Karena Naik Haji, Bos Maktour Bakal Diperiksa KPK Terkait Kasus Haji Pekan Depan
-
Pemadaman Listrik di Jawa Jadi Alarm Ketahanan Energi: IESR Soroti Ketergantungan pada Batu Bara