Suara.com - Pasien positif corona alias COVID-19 di Indonesia yang meninggal bertambah satu orang. Dengan demikian, total angka kematian dari hitungan secara nasional mencapai 49 orang.
Jumlah penambahan korban meninggal akibat corona disampaikan Jubir Pemerintah untuk Penganan COVID-19, Achmad Yurianto dalam keterangan resmi yang disiarkan melalui Youtube di akun BNPB Indonesia, Senin (23/3/2020).
"Ada 1 tambah lagi kasus yang meninggal dari data yang kami lihat kemarin 48 sehingga total kasus meninggal adalah 49," kata dia.
Jumlah kasus pasien positif corona juga kian melonjak. Dari data pada Minggu (22/3/2020) kemarin yang berjumlah 541 orang, akan tersebut terus melonjak ke angka 579 kasus.
Angka tersebut merujuk pada data hari Senin (23/3/2020) siang. Artinya, ada kenaikan angka sebanyak 65 kasus baru.
"Total kasus pada hari ini 579 orang. Penambahan kasus sebanyak 65 orang," ujar Yuri.
Sementara itu, yang sembuh turut bertambah 1 orang. Total sebanyak 30 yang dinyatakan sehat setelah menjalani dua kali pengetasan covid-19.
"Kemudian ada penambahan kasus yang sudah dua kali follow up spesimen dua kali negatif dan kita nyatakan sembuh sebanyak 1 orang, sehingga total kasus sembuh adalah 30 orang," kata dia.
Baca Juga: Makin Banyak Pasien Positif Virus Corona RI, Bertambah Jadi 579 Orang
Berita Terkait
-
Pasien Virus Corona RI Meninggal Bertambah 1, Jadi 49 Orang
-
Kumandang Azan untuk Lawan Covid-19 di Jerman
-
Ditanya Soal Disinfektan, Prabowo: Terpenting Rajin Mandi, Cuci Pakai Sabun
-
Aktor Keturunan Korsel Ungkap Keajaiban Klorokuin Sembuhkan Covid-19
-
Makin Banyak Pasien Positif Virus Corona RI, Bertambah Jadi 579 Orang
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
Terkini
-
Israel Jadi Negara Paling Tidak Disukai di Dunia Menurut Survei Global 2026
-
Sadis! Hanya Demi Motor, Pemuda di Karawang Nekat Habisi Nyawa Adik Kelas di Bantaran Citarum
-
Mahfud MD Ungkap Isi Obrolan dengan Jokowi di Kondangan Soimah: Gak Ada Bahas Politik
-
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan ke MK: Soroti Ancaman Denda Rp500 Juta dan Kontrol Global
-
Siswa SMK Karawang Terancam Hukuman Mati Usai Rencanakan Pembunuhan Adik Kelas
-
Polda Metro Jaya Kini Dijabat Jenderal Bintang 3, Asep Edi Suheri Naik Pangkat Jadi Komjen
-
Bos PT Cordelia Bara Utama Ditetapkan Tersangka Kasus Tambang Ilegal Samin Tan!
-
Brimob dan Tim Perintis Gerebek Balap Liar di Taman Mini, Remaja dan Motor Bodong Diamankan
-
Meski Hirup Udara Bebas, 3 Legislator NTB Tetap Dihantui Status Terdakwa Gratifikasi
-
Iran Blokir Kiriman Senjata AS di Selat Hormuz, Pendapatan Negara Diprediksi Meroket