Suara.com - Sandiaga Uno mengaku turut melakukan segala aktivitas di rumah sebagai upaya pencegahan virus corona Covid-19. Bahkan hari ini sudah memasuki hari ke-20 bagi Sandiaga berdiam di rumah.
Sandiaga berujar, sejak tanggal 7 Maret 2020 dirinya sudah mengikuti imbauan pemerintah untuk tidak berpergian.
"Ya saya mulai di rumah itu tanggal 6 maret, jadi udah ke-20," kata Sandiaga melalui bincang online dengan pewarta, Kamis (26/3/2020).
Sandiaga menuturkan, dengan berada di rumah, dirinya memiliki kesempatan lebih banyak untuk bersama keluarga. Terutama istri dan anak bungsunya, Sulaiman.
Sandiaga kemudian menceritakan pengalamannya selama di rumah bersama Sulaiman, di mana Sulaiman yang juga melakukan aktivitas belajar dari justru sempat mengira bahwa hal itu merupakan sebuah libur sekolah.
Ia juga mengajarkan anak bungsunya itu mengenai salam corona agar tidak perlu sampai bersentuhan fisik.
"Sangat sulit ya karena Sulaiman awalnya itu menganggap ini liburan gitu, tapi ini kan sebetulnya adalah home learning dan online learning. Jadi saya mengajarkan dia salam corona, saya tidak bersentuhan dan dia belajar di rumah. Kebetulan sekolahnya sudah memberikan paket-paket, modul-modulnya dan menggunakan fasilitas zoom, google maupun beberapa fasilitas online lainnya," kata Sandiaga.
Tidak cuma dengan Sulaiman, Sandiaga juga merasa beruntung dengan kesempatan lebih dekat bersama istri, Nur Asia Uno selama mengarantina diri di rumah.
Menurutnya, meski berada di rumah Nur tetap bisa membantu UMKM serta masyrakat yang terdampak akibat pandemi corona.
Baca Juga: Hingga Kamis, 14 Orang Positif Covid-19 Dirawat di RS Darurat Corona
"Istri saya alhamdulilah memang orang rumahan ya. Jadi Nur dia enjoy banget saya banyak di rumah dan iya saya lebih mengenal istri saya lebih dekat sekarang," ujar Sandiaga.
Berita Terkait
-
Mulia Banget, Anne Avantie Jahit Baju APD Massal Buat Tenaga Medis
-
Kabupaten Rote Ndao NTT Lockdown, Larang Warga Luar Masuk
-
Terjadi Lagi, Tenaga Medis RSUD Banten yang akan Indekos Alami Penolakan
-
Bantu Penanganan Corona, Maia Estianty hingga Aming Bagi-bagi Tugas
-
Dibantu TNI, Polri Bubarkan 1.371 Kerumunan Massa di Saat Pandemi Corona
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka