Suara.com - Politikus senior PAN Amien Rais menyebut virus corona Covid-19 sebagai bentuk tentara Allah yang tidak terlihat.
Hal itu dinyatakan oleh Amien Rais kepada cucunya yang direkam video dan diunggah ke akun Instagram, Selasa (31/3/2020).
"Corona ini tentara Allah yang tidak kelihatan, tidak bisa ditembak dengan meriam, tidak bisa ditembak dengan apa pasukan ya, tidak bisa diapa-apakan enggak keliahatan tapi sekarang sudah hampir 30 ribu yang meninggal," katanya kepada sang cucu.
Ia juga mengibaratkan virus corona Covid-19 yang mewabah adalah sebuah teguran dari Allah kepada manusia modern.
"Itu ya cucuku kalau saya melihat ini teguran, jeweran terhadap manusia-manusia modern yang sudah tidak mengindahkan nilai-nilai agama," kata Amien.
Ia juga menambahkan, teguran pada manusia modern yang tidak mengindahkan agama seperti adanya LGBT (Lesbian, Gay, Biseksuak, Transgender)
"Jadi sekarang ini ada LGBT, ada same sex marriage laki-laki sama laki-laki perempuan sama perempuan ini enggak masuk akal," tambahnya.
Menurutnya, bahkan dalam dunia hewan tidak ada ayam jagi yang suka dengan sesama jago.
"Karena itu disadarkan oleh corona ini," kata Amien Rais.
Baca Juga: Malaysia Lockdown, Pemerintah Berencana Kirim Uang untuk Bantu TKI
Pada slide sebelumnya, ia juga menyatakan bahwa segala bencana adalah peringatan dari Allah.
"Karena itu, semuanya peringatan dari allah kalau saya mau dikatakan kuno enggak ilmiah enggak papa," ujar Amien menambahkan.
Pada unggahan yang berjumlah 10 video tersebut, Amien Rais juga bercerita tentang puasa daud yang ia jalani dan amalan selama berada di rumah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Ketua Ombudsman RI Terancam Dipecat Tidak Hormat, Majelis Etik Buka Suara soal Kasus Hery Susanto
-
Perkuat Komitmen Stabilitas, Prabowo Ajak ASEAN Utamakan Dialog Hadapi Persoalan Kawasan
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati
-
Peringati Usia ke-80, Persit Kartika Chandra Kirana Mantapkan Pengabdian Dalam Berkarya
-
Indonesia Darurat Kekerasan Anak? MPR Soroti Celah Sistem Perlindungan Anak