Suara.com - Kementerian Luar Negeri mengungkapkan bahwa hingga Rabu (1/4/2020) hari ini sebanyak 963 Warga Negara Indonesia yang bekerja sebagai anak buah kapal di berbagai kapal pesiar telah pulang ke tanah air.
Direktur Perlindungan WNI dan BHI Judha Nugraha mengatakan mereka pulang secara mandiri dengan menggunakan pesawat dan dipastikan sudah melewati protokol kesehatan saat masuk di Indonesia.
"Awak kapal yang sudah pulang dan tiba hingga 1 April, 963 orang baik pulang menggunakan pesawat terbang komersial maupun charter," kata Judha dalam virtual press conference, Rabu (1/4/2020).
Judha menyebut pemulangan mereka disebabkan oleh bisnis kapal pesiar yang lesu akibat virus corona COVID-19.
"Corona COVID-19 mempengaruhi operasional kapal pesiar. Jadi, pihak operator menghentikan operasinya dan memulangkan para ABK termasuk dari Indonesia," ucap Judha.
Judha menjelaskan, mereka adalah bagian dari total 12.743 WNI ABK kapal pesiar di luar negeri. Mereka tersebat di 89 kapal pesiar yang dioperasikan oleh 10 operator.
"Tercatat ada 12.748 ABK dari 89 perusahaan kapal pesiar yang terdampak imbas dari penyebaran Virus Corona. Namun, mereka tidak semua akan dipulangkan. Tidak seluruhnya balik ke Indonesia, ada beberapa awal kapal yang memutuskan kerja" lanjutnya.
Kementerian Luar Negeri juga telah memastikan hak-hak para ABK dipenuhi oleh perusahaan kapal pesiar sekaligus memastikan seluruh ABK tersebut tetap sehat selama di Indonesia.
Baca Juga: 144 Jamaah Tabligh Diminta Jaga Jarak Selama Isolasi di Masjid Taman Sari
Berita Terkait
-
144 Jamaah Tabligh Diminta Jaga Jarak Selama Isolasi di Masjid Taman Sari
-
Jakbar Kirim Dokter Cek Kesehatan 144 Jamaah Tabligh di Masjid Taman Sari
-
Pasien Positif Corona Tembus 1.677 Kasus, Pemerintah: Warga Jangan Mudik!
-
Pegawai KPK Masih WFH Sampai 21 April
-
Tenaga Medis di Jakarta Positif Corona: Dua Sedang Hamil, Satu Meninggal
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Dana Pendidikan Dikuras Buat MBG, Pemerintah Terancam Gugatan Ganti Rugi Triliunan!
-
Guru Keluhkan MBG Ganggu KBM, Pembagian Makanan hingga Ompreng Sita Waktu Belajar
-
Bukan Gerakan Makar, Aliansi Cipayung: Cara Aparat Memperlakukan Kami Seolah Kami Melakukan Kudeta
-
Apakah Harga Minyak Dunia Kembali Normal Setelah AS - Iran Damai?
-
Diplomasi Prabowo Gagal? Malaysia Lebih Unggul Ambil Peluang Ketimbang Indonesia
-
Istana Ungkap Strategi Kembalikan Kepercayaan Publik di Tengah Dinamika Nasional
-
Sindir DPR dan Prabowo-Gibran Gagal! Mahasiswa Kirim Karangan Bunga Duka ke Senayan
-
Filipina Kembali Gempa Bumi Besar 6,2 SR
-
Sakit Hati Ditagih Utang, Cucu di Banyumas Bunuh Nenek dan Dibuang ke Sumur Demi Harta
-
Prabowo Dinilai Cuma 'Cebokin' Rezim Lama: 'Ada yang Happy Kalau Didemo'