Suara.com - Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) RSUP Dr M Djamil Padang Gustavianof mengatakan, pihaknya saat ini merawat 2 pasien usia bawah lima tahun (balita) di ruang isolasi.
"Untuk statusnya Pasien Dalam Pengawasan (PDP), dirawat di ruang isolasi khusus anak. Mereka dalam satu ruangan," katanya seperti diberitakan Klikpositif.com--jaringan Suara.com, Kamis (2/4/2020).
Menurutnya, 2 PDP balita tersebut diduga terpapar dari keluarganya yang datang dari luar kota.
"Masuk beberapa hari yang lalu, dengan kondisi sesak nafas, demam, dan batuk," ujarnya.
Dia melanjutkan, untuk kondisi pasien tersebut saat ini dikategorikan sedang.
"Keduanya dari keluarga yang berbeda dari salah satu wilayah Sumatra Barat ini," kata dia.
"Sementara itu, untuk penanganannya tadi sudah dilakukan pengambilan swab hidung dan tenggorokan dan sudah dikirim ke Laboratorium Fakultas Kedokteran Universitas Andalas. Untuk hasil apakah negatif ataupun positif COVID-19 insyaallah besok keluar," sambungnya.
Gustavianof menyebut, saat ini terdapat 15 PDP di ruang isolasi RSUP Dr M Djamil Padang , dengan pasien terkonfirmasi positif COVID-19 sebanyak 4 orang.
Baca Juga: Mendekati 2 Ribu! Pasien Positif Corona Kini 1.790 Orang, Paling Banyak DKI
Berita Terkait
-
Jokowi Perintahkan Mendagri Tito Tegur Kepala Daerah yang Blokir Jalan
-
Takut Bawa Corona, Pemudik ke Jawa Barat Akan Diperiksa Ketat
-
Indonesia Periksa 7193 Spesimen, 1790 Orang Positif Covid-19
-
Buntut Penolakan Jenazah Corona, 2 Desa di Banyumas Sukarela Siapkan Lahan
-
Aksi Nekat Pasien Corona Gigit Wajah Perawat
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Sopir Truk Penabrak Tokoh Pramuka Herman Resmi Jadi Tersangka, Ini Pengakuannya
-
Disemprot Doktor Ekonomi, Kritik Rieke 'Oneng' Soal Anggaran KemenHAM Dinilai Asal Bunyi
-
Hanya Kirim PDF Tanpa Balasan, Polres Jakpus Jelaskan Soal Aksi BEM UI Tak Ajukan Izin Resmi
-
3 Fakta Dugaan Korupsi MBG: Kejagung Geledah Enam Lokasi, DPR Minta Program Dihentikan
-
Jangan Adu Rakyat vs Rakyat, TB Hasanuddin Tegaskan Komcad Tak Boleh Hadapi Demo Mahasiswa
-
Nasib 21 Ribu Motor Listrik Era Dadan, Jadi Besi Tua atau Dipaksa Jalan Demi MBG?
-
Divonis 13 Tahun Penjara, Sejumlah Pakar Duga Ada Kejanggalan di Putusan Hukum Arief Pramuhanto
-
Partai Gelora Desak Penghapusan Threshold, Klaim DPR Buka Ruang Diskusi
-
Anis Matta Akui Partai Gelora Terganjal Logistik, Urusan Pendanaan Jadi Persoalan Besar
-
ICW: Vonis Rendah Pejabat BPK Tak Beri Efek Jera, Korupsi Terus Berulang