Suara.com - Kota Batam Provinisi Kepulauan Riau mengonfirmasi jumlah pasien positif Virus Corona atau Covid-19 berjumlah lima kasus, sehingga saat ini total menjadi 10 kasus.
Pernyataan tersebut disampaikan Wali Kota Batam Rudi seperti dilansir Batamnews.co.id-jaringan Suara.com pada Kamis (9/4/2020).
Rudi mengemukakan, pasien 06 Batam merupakan seorang anak laki-laki (13) yang tercatat sebagai pelajar, warga Batam Centre.
“Yang bersangkutan ada kontak erat terdekat dengan ibu kandungnya yang merupakan pasien 04,” ujar Rudi dalam siaran persnya.
Saat ibunya sedang dalam perawatan, pasien tersebut tinggal sendiri di rumah dan kemudian kakeknya datang untuk mendampingi. Kemudian setelah itu, pasien tersebut sudah mulai merasakan adanya gangguan kesehatan seperti sudah merasa demam, muntah dan batuk ringan.
“Oleh tim medis puskesmas setempat dilakukan pemeriksaan dan diberi obat,” kata Rudi.
Kemudian pada Senin (30/3/2020), ibu pasien yang terinfeksi positif Covid-19 meninggal dunia. Karena anak tersebut merupakan kontak dekat dengan ibunya, maka langsung ditetapkan sebagai orang dalam pemantauan (ODP).
“Maka langsung ditempatkan di rusun (Rusunawa Tanjunguncang) guna dilakukan observasi dan pantauan kondisi kesehatannya,” katanya.
Kemudian pada Selasa (1/4/2020) dilakukan Rapid Diagnostic Test (RDT) dengan hasil reaktif yang dilanjutkan dengan pengambilan spesimen swab.
Baca Juga: Satu Warganya Positif Corona, Komunitas Desa Ini Jamin Kebutuhan Hariannya
“Selama dalam pantauan, petugas di tempat observasi Tanjung Uncang kondisi yang bersangkutan terlihat semakan membaik,” kata Rudi.
Saat hasil tes swab baru diterima pada Kamis (8/4/2020), ternyata menunjukan pasien terkonfirmasi positif.
Selanjutnya pasien dirujuk ke ruang isolasi Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) Batam.
“Hingga saat ini kondisi stabil,” kata dia.
Sebelumnya diberitakan, ibu pasien 06 juga dikonfirmasi positif Covid-19 dan menjadi pasien 04. Pasien 04 diketahui memiliki riwayat perjalanan ke Johor, Malaysia.
Berita Terkait
-
Satu Warganya Positif Corona, Komunitas Desa Ini Jamin Kebutuhan Hariannya
-
Kasus Positif Corona naik Tajam, Ini Daerah Pesebarannya
-
Hingga Kini, Sudah Tiga Pasien Positif Corona di Sumbar Meninggal
-
Tangani Ibu Hamil Positif Corona yang Kejang-kejang, 12 Perawat Diisolasi
-
Hari Ini Meninggal 40 Orang, Angka Kematian Positif Corona Jadi 280 Pasien
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat