Suara.com - Sebanyak 342 pasien dengan status positif terjangkit pandemi virus corona atau Covid-19 dirawat di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat.
Sementara, total pasien yang tengah menjalani perawatan di RSD Wisma Atlet kekinian berjumlah 535 orang.
Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I Laksamana Madya Yudo Margono mengatakan jumlah tersebut berdasar data yang tercatat hingga Minggu (12/4/2020) pukul 08.00 WIB pagi ini.
"Sampai dengan pukul 08.00 WIB pagi ini, jumlah pasien yang dirawat di RSD Wisma Atlet 535 orang (345 pria dan 190 wanita). Sebanyak 342 pasien diantaranya berstatus positif Covid," kata Yudo kepada wartawan, Minggu (12/4/2020).
Yudo merincikan sebanyak 143 orang lainnya yang tengah dirawat di RSD Wisma Atlet yakni berstatus pasien dalam pengawasan atau PDP Covid-19. Sedangkan, 50 orang lainnya berstatus orang dalam pemantauan atau ODP Covid-19.
"Pasien Covid berkurang 27 orang, semula 369 orang menjadi 342 orang keterangan turun status menjadi PDP. Pasien PDP bertambah 48 orang, semula 95 orang menjadi 143 orang," katanya.
Sebagaimana diketahui, angka kasus pasien postif Covid-19 di Indonesia terus meningkat. Hingga Sabtu (11/4) sore kemarin pemerintah telah mengumumkan sebanyak 3.842 orang berstatus positif Covid-19. Kemudian, 286 orang dinyatakan sembuh dan 327 dinyatakan meninggal dunia.
Berita Terkait
-
Dampak Covid-19, 189.586 Pekerja Sektor Parekraf Dapat Kartu Pra Kerja
-
Alami Gejala Ringan Covid-19? Inilah Hal yang Harus Dilakukan
-
Ilmuwan Klaim Virus Corona Bisa Menular dari Jarak 4 Meter?
-
Biar Enggak Bosan WFH, Gubernur Khofifah Sarankan Work From Hotel
-
Mulai Hari Ini, Kereta Bandara Soetta dan Kualanamu Dihentikan Imbas Corona
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Ulasan May I Help You?: Merayakan Kehidupan Lewat Kisah-kisah Kehilangan
-
Bantuan Bencana Mengalir ke NTT dan Kalimantan, BAZNAS Pastikan Tepat Sasaran
-
Erick Thohir Bicara Target Indonesia di Asian Games 2026, Berapa Emas?
-
Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
-
Sempat Jadi DPO, Pencuri Rumah Kosong yang Bawa Kabur Emas 30 Gram Diciduk di Tangerang
-
Ayah dan Anak Tewas Akibat Ledakan Gas di Cikarang
-
Tak Ingin Jamur Terbuang, Ibu Astuti Sukses Kembangkan Usaha hingga Pimpin Bank Sampah
-
Ulasan Gadis Minimarket: Ketika Menjadi Berbeda Bukan Berarti Salah
-
5.000 Data Warga Palu Digunakan untuk Main Judi Online
-
Fitur Darurat yang Jadi 'Biang Kerok' Salah Paham Pengguna Jalan, Sisi Gelap Penggunaan Hazard Motor