Suara.com - PT Railink selaku pengelola kereta bandara menghentikan sementara operasional kereta bandara (KA) Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang dan KA Bandara Kualanamu, Medan. Penghentian operasional dilakukan guna mencegah penyebaran virus corona baru Covid-19.
Pengumuman penghentian operasional KA di dua bandara tersebut disampaikan melalui akun Twitter @RailinkARS. KA bandara akan berhenti beroperasi sementara mulai 12 April 2020.
"PT Railink akan menghentikan sementara operasional KA Bandara Soekarno-Hatta dan KA Bandara Kualanamu, Medan pada tanggal 12 April 2020," tulisnya seperti dikutip Suara.com, Minggu (12/4/2020).
Penghentian sementara operasional KA di dua bandara tersebut akan berlaku hingga 31 Mei 2020 mendatang. Langkah penghentian diambil sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona di Indonesia.
Bagi para penumpang yang telah membeli tiket dapat melakukan pengembalian 100 persen di luar bea pemesanan. Syarat untuk melakukan pengembaliak cukup dengan melampirkan bukti tiket dan bukti transaksi.
"(Kirim) ke email: info@railink.co.id," lanjutnya.
PT Railink juga mengimbau agar warga Indonesia dapat bijak dalam memutuskan untuk bepergian. Memastikan untuk pergi hanya jika diperlukan.
"Bepergian dengan bijak dan hanya jika diperlukan. Stay safe and healthy, travelers," tutupnya.
Merujuk pada data Worldometer per Minggu pagi, jumlah kasus positif virus corona di Indonesia telah mencapai 3.842 kasus. Adapun angka kematian akibat virus ini mencapai 327 kasus dengan angka kesembuhan sebesar 286 kasus.
Baca Juga: Mulai Pekan Depan, Dishub DIY Bakal Batasi Pengendara dari Luar Jogja
Sementara itu, jumlah kasus positif di dunia hingga Minggu pagi telah mencapai 1.780.315 kasus dengan angka kematian mencapai 108.828 kasus dan angka kesembuhan yang lebih tinggi yakni sebesar 404.031 kasus.
Berita Terkait
-
Bayi 6 Bulan Anak Perawat di Jayapura Positif Terjangkit Corona
-
Dicegat saat Pulang Kampung, Perantau: Kalau Tidak Pulang, Saya Makan Apa?
-
Menderita Covid-19 Parah, Pelari Maraton Ini Mengaku 'Seperti Neraka'
-
PSBB Direstui Menkes Terawan, Wawalkot Bogor: Rabu atau Kamis Diterapkan
-
Hindari Keramaian, Kiper Bhayangkara FC Ini Latihan di Hutan
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
Terkini
-
Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!
-
Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia
-
Tolak SPPG di Dalam Kampus, UMY Usul Fokus Jadi Mitra Kajian Program MBG
-
'Kode Merah' di Balik Room VIP: Bareskrim Bongkar Modus Narkoba di B-Fashion dan The Seven Jakbar
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Israel Jadi Negara Paling Tidak Disukai di Dunia Menurut Survei Global 2026
-
Sadis! Hanya Demi Motor, Pemuda di Karawang Nekat Habisi Nyawa Adik Kelas di Bantaran Citarum
-
Mahfud MD Ungkap Isi Obrolan dengan Jokowi di Kondangan Soimah: Gak Ada Bahas Politik
-
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan ke MK: Soroti Ancaman Denda Rp500 Juta dan Kontrol Global
-
Siswa SMK Karawang Terancam Hukuman Mati Usai Rencanakan Pembunuhan Adik Kelas